Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dosen Universitas Negeri Padang (UNP), memberikan pendampingan kepada guru SMA/SMK, dalam penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, untuk personalisasi pembelajaran sesuai dengan gaya belajar siswa.
Kegiatan digelar di SMA Negeri 1 Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, pada 15 Agustus lalu.
Ketua tim pengabdi, Dr. Mahesi Agni Zaus, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pendampingan praktis bagi guru SMA/SMK, agar mampu mengintegrasikan teknologi AI dalam proses pembelajaran.
“Dengan pemanfaatan AI, guru dapat lebih mudah memahami perbedaan gaya belajar siswa, dan menyesuaikan metode mengajar, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan,” katanya di Padang, Jumat.
Ia menyebut penggunaan AI dalam pembelajaran, dapat menjadi strategi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan, meminimalisasi kesenjangan gaya belajar siswa, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital.
Acara dibuka Kepala SMA Negeri 1 Kecamatan Mungka, Dra. Dewi Putri, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif UNP, dalam mendukung peningkatan kapasitas guru di bidang teknologi pendidikan.
Menurutnya, pendampingan ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah untuk menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan era digital.
Acara tersebut diisi narasumber utama, Dr. Rizky Hardian Sakti, S.Pd., M.Pd.T, dan Dr. Rizky Ema Wulansari, S.Pd., M.Pd.T, yang memaparkan materi mengenai implementasi AI dalam personalisasi pembelajaran, strategi adaptif sesuai gaya belajar siswa, serta praktik penggunaan aplikasi berbasis AI untuk mendukung pembelajaran interaktif.
Kegiatan yang diketuai Dr. Mahesi Agni Zaus, S.Pd., M.Pd.T, juga melibatkan anggota tim yakni Dr. Syaiful Islami, S.Pd., M.Pd.T, Drs. Hambali, M.Kes, dan Ade Irferamuna, M.Pd.
Selain itu kegiatan ini juga menggandeng Sri Ratu Rahayu, S.Pd., M.Pd.T sebagai nara hubung mitra sekolah.
Ia menyebut selama kegiatan, para guru peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi, praktik langsung, dan simulasi penggunaan AI dalam rancangan pembelajaran.
Sri Ratu Rahayu mengatakan pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas, tentang bagaimana AI bisa membantu guru, dalam menyesuaikan metode mengajar sesuai kebutuhan siswa.
"Kami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, dan akan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,” sebutnya.
Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Tim pengabdi berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan antara UNP dan sekolah mitra, dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
