Logo Header Antaranews Sumbar

Warga Padang meriahkan HUT Ke-80 RI dengan aksi Mancakau Mancik

Minggu, 17 Agustus 2025 19:51 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Warga Padang khususnya area persawahan Maransi, Kelurahan Aie Pacah, Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan gotong royong Mancakau Mancik atau menangkap tikus, Minggu (17/8).

Koordinator Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Sumatera Barat, Nurkhalis mengatakan tujuan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi populasi hama serta partisipasi untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia,” ujarnya.

Acara ini diselenggarakan oleh Gempita Sumbar, dimulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB yang dimeriahkan oleh para petani se-Kota Padang dan anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Padang.

Kemudian, Nurkhalis mengatakan kegiatan ini termasuk pada bagian program benih mandiri agar meningkatkan kualitas buah dan hasil panen.

“Di samping untuk memeriahkan kemerdekaan, kegiatan ini termasuk program pemerintah yaitu benih mandiri,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menambahkan sebelum penanaman benih, area pertanian perlu disterilkan dari hama.

“Sebelum petani menanam benih, area ini diusahakan minim hama, hal ini akan berdampak pada buah dan hasil panennya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Saiful Amri menjelaskan bagaimana para petani menangkap tikus.

“Kami disini mengendalikan hama tikus dengan cara ditangkap dan diburu secara manual, belum ada alat khusus yang dimiliki untuk memusnahkan hama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kendala yang sering dialami oleh para petani di Kota Padang.

“Terkhusus di Kota Padang masih terkendala pada pasca panen, karena pengerjaannya masih manual,” ujarnya.

Terakhir, Saiful menyampaikan harapannya untuk pengelolaan lahan pertanian di masa mendatang.

“Dari masalah itu, sangat dibutuhkan Alat dan mesin pertanian (Alsintan) salah satunya mesin panen padi dan kami berharap ada bantuan terkait hal tersebut,” harapnya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026