Sawahlunto (ANTARA) - Pemkot Sawahlunto, Sumatera Barat mengupayakan agar masyarakat dapat merayakan Idul fitri dengan aman, lancar dan tercukupi kebutuhannya melalui berbagai langkah strategis.
Antara lain perbaikan infrastruktur, optimalisasi layanan dasar, serta penyaluran bantuan sosial menjadi fokus utama dalam mendukung kelancaran perayaan Lebaran tahun ini.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, di Sawahlunto, Kamis menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan esensial menjelang Idulfitri.
"Kami ingin bekerja agar warga dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa hambatan infrastruktur maupun kendala dalam mengakses layanan dasar. Oleh karena itu, kami bergerak cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berdampak langsung pada masyarakat," kata dia.
Menjelang Lebaran, Pemkot Sawahlunto mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat yang akan bersilaturahmi.
Beberapa jalur utama yang telah diperbaiki meliputi Pasar Remaja, Kelok S, Kelok 16, serta kawasan Kandi yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas jalan depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang sebelumnya berlubang lebih dari setengah badan jalan.
Beberapa titik lainnya, seperti jalan dari Tugu M. Yamin menuju Makam Pahlawan Kubang Sirakuk dan ruas jalan dari Polak Datar ke Silungkang, akan segera dikerjakan pasca-Lebaran.
Sejalan dengan perbaikan jalan, Pemkot Sawahlunto juga mempercepat perbaikan penerangan jalan umum (PJU).
Dari total 4.267 lampu jalan, sebanyak 776 unit mengalami gangguan, dan hingga kini 595 unit telah diperbaiki. Upaya ini bertujuan meningkatkan keamanan serta kenyamanan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari selama perayaan Idulfitri.
Kemudian untuk memastikan ketersediaan air bersih selama Lebaran, Pemkot Sawahlunto melakukan perbaikan pada infrastruktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), termasuk pompa dan jaringan pipa yang mengalami kerusakan.
Sejumlah langkah strategis telah diambil, termasuk pemantauan langsung oleh Wali Kota Riyanda di PDAM Kayu Gadang dan Rantih. Hasilnya, pasokan air yang sebelumnya hanya mengalir sekali dalam seminggu kini dapat dinikmati warga setiap hari, sehingga kebutuhan air bersih untuk keperluan ibadah dan tradisi Lebaran dapat terpenuhi.
Pemkot Sawahlunto juga mencari cara agar masyarakat di daerah yang sebelumnya sulit mendapatkan sinyal telekomunikasi dapat tetap terhubung selama Idulfitri.
Melalui kerja sama dengan Telkomsel dan dukungan dari anggota DPR RI Andre Rosiade, empat menara telekomunikasi atau tower BTS baru telah dibangun, dengan satu di antaranya sudah aktif sebelum Lebaran.
Tiga menara lainnya ditargetkan beroperasi setelah Lebaran, sehingga masyarakat di wilayah terpencil dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih baik.
Setelah itu dalam rangka meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Lebaran, Pemkot Sawahlunto menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga prasejahtera dan lanjut usia (lansia).
"Untuk bansos ini terdata sebanyak 600 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya telah disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam (PTBA). Selain itu, lebih dari 300 lansia menerima bantuan dari Pemkot melalui Dinas Sosial yakni berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu serta paket bahan pokok senilai Rp600 ribu," ujar Wali Kota Riyanda merinci.
Sementara itu, tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sawahlunto juga telah dicairkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah diambil, Pemkot Sawahlunto berupaya menciptakan suasana Idulfitri yang lebih baik bagi masyarakat. Upaya perbaikan infrastruktur jalan, penerangan, akses air bersih, jaringan komunikasi, serta penyaluran bantuan sosial menjadi wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan perayaan Lebaran yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.