Logo Header Antaranews Sumbar

MUI Sawahlunto Ajukan Rekomendasi Penguatan Ketahanan Spiritual Generasi Muda

Selasa, 16 Desember 2025 12:52 WIB
Image Print
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra beraudiensi dengan Ketua MUI Sawahlunto, membahas rekomendasi strategis penguatan spiritual generasi muda kota itu. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

Sawahlunto (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat menyampaikan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Kota untuk memperkuat ketahanan spiritual masyarakat, terutama generasi muda, sebagai bagian dari penguatan pembangunan sosial di tengah dinamika global dan perubahan sosial.

Ketua MUI Kota Sawahlunto Fadlih Rifenta mengatakan rekomendasi tersebut merupakan hasil muzakarah keumatan yang menyoroti kebutuhan penguatan peran masjid dan pembinaan keagamaan berbasis generasi muda.

“Rekomendasi ini kami susun sebagai ikhtiar bersama agar aspek spiritual masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, tetap kokoh di tengah tantangan zaman,” kata Fadlih Rifenta, di Sawahlunto, Rabu.

Ia merinci rekomendasi yang disampaikan meliputi pemberdayaan infaq masjid, penguatan peran remaja masjid, pembangunan kantor sekretariat MUI, penguatan program tahfidz di jenjang SMP dan SMA, serta pengaktifan kembali gerakan Maghrib Mengaji.

Menurut dia, masjid dan lingkungan keagamaan perlu kembali dioptimalkan sebagai ruang pembinaan karakter, literasi moral, dan pendampingan generasi muda agar tidak tercerabut dari nilai-nilai keislaman dan sosial.

Sementara Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyambut baik rekomendasi tersebut dan menegaskan bahwa pembangunan spiritual merupakan fondasi penting dalam pembangunan manusia seutuhnya.

“Pembangunan fisik dan ekonomi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai moral dan spiritual masyarakat,” kata dia.

Wali Kota menilai rekomendasi MUI sejalan dengan kerangka kerja Sawahlunto Maju yang menekankan pembangunan yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata bagi kualitas hidup masyarakat.

Dia menegaskan bahwa tantangan globalisasi, arus informasi digital, dan perubahan pola sosial menuntut penguatan nilai keagamaan sebagai penyeimbang dalam kehidupan bermasyarakat.

Untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut, Wali Kota Riyanda segera mengkoordinasikan perangkat daerah terkait agar setiap usulan dapat dikaji dan dirancang secara terencana, terukur, serta sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Pemko Sawahlunto berharap sinergi dengan MUI dapat memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan kota yang berkarakter dan berdaya saing.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026