Palembang, (Antara) - Grup Band Armada menjadi pengisi acara penutupan perhelatan olahraga negara-negara Islam "Islamic Solidarity Games" di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa (1/9). "Armada sudah dipastikan akan tampil pada acara penutupan. Sebelumnya, grup band asal Sumsel ini juga menjadi pengisi acara pada penutupan SEA Games 2011 di Palembang," kata Ketua Deputi I Panitia Pelaksana Islamic Solidarity Games (InaISGOC) Sumatera Selatan Ahmad Najib di Palembang, Senin. Ia mengemukakan bahwa acara penutupan tetap akan dibuat meriah dan menarik meskipun tidak menyamai acara pembukaan pada 22 September lalu. "Acara penutupan tetap akan dikemas dengan baik untuk memberikan kesan kepada para tamu negara bahwa pelaksanaan ISG di Palembang berjalan dengan sukses. Sajian acara tetap menampilkan tari-tarian dengan mengedepankan nuansa Islamnya," katanya. Sementara, Koreografer Nasional Denny Malik selaku penanggung jawab acara menyatakan konsep sajian tari dan musik tetap menyuguhkan budaya nusantara. Namun, perbedaannya terletak pada komposisi budaya Islam yang akan disuguhkan. "Pada pembukaan menampilkan tari-tarian yang menceritakan awalnya agama Islam masuk ke Sumatera Selatan, namun pada penutupan nanti juga menyuguhkan budaya nasional Indonesia seperti tarian dari Bali dan Banyuwangi. Kemungkinan ada sekitar lima hingga enam tarian secara keseluruhan," ujarnya. Terkait dengan jumlah penari, menurutnya terdapat pengurangan yang cukup signifikan dibandingkan acara pembukaan yakni dari 600 orang menjadi 150 orang. Para penari ini telah menjalani latihan sejak dua hari lalu di Jakarta. Meski sederhana, Denny mengungkapkan tetap terdapat kejutan pada acara penutupan itu, meliputi rancangan musik dan kostum penari. "Gerakan penari akan lebih dinamis dengan menggunakan pakaian yang lebih berwarna. Akan tampil juga pakaian khas Papua dan Kalimantan," ujarnya. Sementara, ISG sendiri direncanakan ditutup oleh Wakil Presiden RI Boediono dengan dihadiri sejumlah pejabat dari negara-negara peserta. Sebanyak 46 negara terdiri atas 1.677 orang atlet dan 599 orang ofisial terlibat dalam perhelatan olahraga multievent ini, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, Suriah, Tajikistan, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA). Kemudian, Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, Chad, Komoro, Sierra Lione, dan Mali. (*/jno)
Berita Terkait
Pemkab Agam buat jalan Koto Alam-Subarang Aia permudah akses pendistribusian logistik (Video)
Senin, 1 Desember 2025 16:24 Wib
Jurnalis asal Payakumbuh manajeri Zibos Band rilis lagu di Digital Platform
Senin, 24 November 2025 10:58 Wib
Unit Bahana Gempita Salido MTsN 1 Pesisir Selatan borong penghargaan Batavia Marching Band Competition 2025
Senin, 24 November 2025 10:52 Wib
Bupati Hendrajoni lepas keberangkatan Drum Band MTsN 1 Pesisir Selatan ikuti Kejuaraan Marching Band tingkat nasional
Selasa, 18 November 2025 4:32 Wib
Dukung pengembangan minat dan bakat pelajar, Wako Fadly Amran serahkan alat band pada tujuh SMPN di Kota Padang
Jumat, 31 Oktober 2025 15:12 Wib
Pemkot Bukittinggi ungkap donasi untuk Palestina bersama Band Wali capai Rp 845 juta
Senin, 20 Oktober 2025 13:46 Wib
Berhasil jadi juara umum, Wako Payakumbuh apresiasi Marching Band SD IT IPHI Payakumbuh
Rabu, 15 Oktober 2025 13:57 Wib
Band Seringai umumkan hiatus usai kepergian gitaris Ricky Siahaan
Selasa, 13 Mei 2025 14:00 Wib
