Pengelola Optimistis Perusak Makam Romo Purbo Tertangkap

id Pengelola Optimistis Perusak Makam Romo Purbo Tertangkap

Yogyakarta, (Antara) - Pengelola makam optimistis aparat kepolisian mampu menemukan dan menangkap para pelaku perusakan makam cucu Sri Sultan Hamengku Buwono VI.

"Kami optimistis tentunya, dan berharap perusak makam Romo Purbo ditangkap," kata pengelola makam Nurdiyanto, Sabtu.

"Pesarean" atau makam Kyai Ageng Prawiropurbo atau Romo Purbo dirusak sekelompok orang bercadar pada Senin 16 September.

Menurut dia, meskipun kerugian materiil tidak terlalu besar dari perusakan itu, tetapi tindakan tersebut sudah sangat meresahkan dan dapat membuat kekhawatiran banyak pihak.

"Jangan dilihat kerugiannya, tetapi tindakan ini sangat keterlaluan. Semua orang bisa melihat apa yang terjadi, silakan menilai sendiri atas tindakan pengrusakan ini," katanya.

Pihaknya mendorong jajaran kepolisian untuk mengejar pelaku pengrusakan dan siap memberikan kesaksian kepada penyidik kepolisian.

"Saya memang tidak mengetahui langsung peristiwa perusakan tersebut. Saat kejadian saya di luar makam, saya hanya melihat pelaku dari kejauhan," katanya.

Nurdiyanto mengatakan meski melihat kendaraan para pelaku, namun dia tidak sempat mencacat berapa nomor polisi maupun kode wilayahnya dari mana.

"Pelat dan nomornya tidak saya catat, tapi saya tahu mereka pergi ke arah barat dengan tergesa-gesa," katanya.

Ia mengatakan saat masuk ke area makam, dirinya terkejut karena makam sudah rusak dan Mbah Abu Giran (73) yang merupakan juru kunci makam, menangis.

"Peristiwa pengrusakan itu tidak sampai lima menit. Mereka datang, merusak, dan pergi. Saya tidak menyangka akan terjadi pengrusakaan, kalau dilawan saat itu artinya konyol karena jumlah mereka banyak," katanya.

Pria yang masih memiliki garis keturunan dengan HB VI itu mengaku tidak tahu siapa yang melakukan perusakan makam.

"Saya tidak tahu dan tidak mau menuduh, juga tidak mau bersuara soal itu, karena saya tidak tahu. Tapi saya percaya polisi bisa menangkap perusaknya," katanya. (*/sun)
Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar