Masyarakat Berharap Pengerjaan Plat Deker Dikebut

id Masyarakat Berharap Pengerjaan Plat Deker Dikebut

Padang Aro, (Antara) - Masyarakat Jorong Sikayan Talang, Nagari Padang Air Dingin, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan berharap pengerjaan plat deker dikebut. Warga setempat Zaini, di Padang Aro, Kamis, mengatakan, kerusakan saluran air di sekitar jalan provinsi tersebut sudah terjadi sejak dua tahun lalu sehingga masyarakat setempat tidak bisa mengerjakan sawah karena pasokan air tidak lancar. "Sudah dua tahun kami di sini tidak ke sawah karena tidak ada sumber air yang bisa dipergunakan. Kita berharap pihak kontraktor segera mengerjakan proyeknya," kata dia. Dia mengatakan, selama dua tahun ini masyarakat sekitar mengandalkan getah karet sebagai mata pencaharian. "Selain menyadap karet, kami juga bisa ke sawah tetapi sudah dua tahun ini sawah kami kering dan tidak bisa dimanfaatkan," katanya. Dengan demikian, kata dia, perekonomian masyarakat sekitar sekarang tersendat sebab hanya mengandalkan menyadap karet sebagai mata pencaharian utama. Dia menyebutkan, jika masyarakat masih memaksakan untuk mengairi sawahnya maka air yang dialirkan hanya akan menggenang di badan jalan raya. "Jika musim hujan air akan menggenang di jalan sehingga badan jalan rusak parah," katanya. Dia berharap, plat deker tersebut segera diperbaiki. Sementara itu pimpinan proyek plat deker tersebut Dafnil berkilah bahwa masyarakat tidak mau memberikan tanahnya oleh karena itu hingga sekarang belum dikerjakan. Dia mengatakan, pembuatan plat deker tersebut merupakan proyek provinsi dengan dana swakelola yang anggaran sebanyak Rp3,5 miliar dengan panjang pengerjaannya 115 kilometer. Pelaksana proyek, kata dia, berjanji akan menyelesaikan pengerjaan plat deker tersebut tahun ini juga. "Kita berjanji pembangunan plat deker di Nagari Padang Air dingin tahun ini diselesaikan," kata dia. Asisten II Sekdakab Solok Selatan bidang Ekonomi Pembangunan Apli Rahmat, mengatakan, setiap proyek yang dikerjakan oleh provinsi tidak ada konfirmasi dengan pemkab sama sekali. "Jika adas dikonfirmasikan maka kita akan langsung menginformasikan pada mereka jika terjadi pelanggaran dalam pengerjaannya dan ini sungguh disayangkan," imbuhnya. (rik)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.