Manila, (Antara/PNA-0ANA) - Dewan Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Manajemen (NDRRMC) Filipina mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat hujan lebat dan banjir dipicu oleh monsoon barat daya dan diperkuat oleh badai tropis "Maring" meningkat menjadi 17 orang pada Kamis sore. Juru bicara NDRRMC Mayor Reynaldo balido mengatakan korban tewas terbaru adalah penduduk Provinsi Nueva Ecija yang sebelumnya dilaporkan hilang. "Jumlah korban terbaru kami menunjukkan 17 orang meninggal. Korban tewas terakhir awalnya dilaporkan hilang di Nueva Ecija, tetapi kemudian dipastikan tewas," kata Balido. Balido tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kematian tersebut. Angka NDRRMC yang diperbarui menunjukkan setidaknya 303.246 keluarga atau 1.731.392 orang telah terpengaruh oleh hujan dan banjir. Dari jumlah tersebut, 43.206 keluarga atau 217.195 orang masih berlindung di pusat-pusat evakuasi. (*/sun)
Berita Terkait
Satu tewas dalam kecelakaan tunggal di Tol Padaleunyi KM 152
Selasa, 6 Januari 2026 14:44 Wib
Polisi belum dapat ungkap penyebab tiga orang tewas di Warakas
Sabtu, 3 Januari 2026 6:03 Wib
Karbon monoksida jadi penyebab 4 korban tewas dalam mobil di Tegal
Rabu, 31 Desember 2025 10:22 Wib
Polisi usut kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo
Minggu, 28 Desember 2025 11:55 Wib
Pengeroyokan di Kalibata, Polda Metro Jaya benarkan dua orang tewas
Jumat, 12 Desember 2025 12:24 Wib
Kebakaran ruko di Jakpus, korban tewas diduga akibat karbondioksida
Rabu, 10 Desember 2025 3:42 Wib
Pengemudi Fortuner tewas dalam kecelakaan maut di Kembangan Jakbar
Selasa, 25 November 2025 12:08 Wib
Pencuri kabel tewas tersengat listrik di Tanjung Priok, di lokasi kabel sudah terkelupas
Senin, 24 November 2025 12:40 Wib
