Puncak Arus Balik Terminal Rajabasa pada Minggu

id Puncak Arus Balik Terminal Rajabasa pada Minggu

Bandarlampung, (Antara) - Puncak arus balik penumpang mudik di Terminal Induk Rajabasa diprediksi terjadi pada Minggu atau tiga hari setelah Lebaran 2013. "Sejak siang hingga sore jumlah penumpang mudik pada arus balik di terminal ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga bisa jadi hari ini puncaknya," ujar Wali Kota Bandarlampung, Herman HN saat meninjau puncak arus balik di Terminal Rajabasa, Lampung, Minggu petang. Menurutnya, puncak arus balik terjadi pada hari ini karena besok seluruh karyawan khususnya pegawai negeri sipil (PNS) sudah kembali masuk kerja. "Saya perkirakan sekarang sudah puncaknya pemudik untuk kembali ke tempat tinggal di mana mereka bekerja," kata dia. Namun, ia menyebutkan, puncak arus balik bisa saja kembali terjadi pada saat hari terakhir libur sekolah karena pelajar baru mulai aktif pada 16 Agustus mendatang. Wali kota juga mengimbau kepada para pemudik untuk terus berhati-hati dalam menempuh perjalanan menuju tempat asal sehingga dapat selamat hingga tujuan. "Sopir juga sebaiknya dapat memaksimalkan istirahat agar seluruh penumpang yang berada dalam tanggungannya bisa selamat hingga tujuan," ujar Herman pula. Hal senada dikatakan oleh Kepala Terminal Induk Rajabasa, Antoni Makki, puncak arus balik pemudik diperkirakan terjadi pada hari ini. "Memang tidak terlalu terlihat penumpukan penumpang, karena kedatangan bus yang mengangkut pemudik tidak datang serentak melainkan bertahap sehingga tidak ada penumpang yang terlantar di terminal ini,"kata dia. Namun, ia melanjutkan, siang tadi sebanyak tiga unit bus bantuan di operasionalkan guna mengangkut penumpang ke Pelabuhan Bakauheni. Berdasarkan data arus balik H+1 Lebaran Idul Fitri 1434 H/2013 M di Terminal Rajabasa sebanyak 686 bus dengan penumpang mencapai 15.442 orang melalui terminal itu. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.