Simpang Ampek, (Antara) - Jalur arus balik lebaran di jalan lintas Manggopoh mulai dari Simpang Ampek Kabupaten Pasaman Barat sampai Kecamatan Kinali mulai dipadati kendaraan. "Saya memilih berkendaraan roda dua untuk mudik sekaligus balik karena lebih mudah dan irit," kata salah seorang pengemudi kendaraan roda dua, Ril (30) di Simpang Ampek, Minggu. Pantauan Antara di lapangan, dibandingkan satu hari yang lalu ada peningkatan arus balik terutama kendaraan roda dua. Kendaraan itu banyak datang dari Ujung Gading dan Simpang Ampek. Selain itu banyak juga kendaraan memilih jalan Manggopoh untuk menuju Kota Bukittinggi atau Kota Padang, guna menghindari macet panjang di Koto Baru, Padangpanjang, Lembah Anai dan Sicincin. "Saya dari Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman hendak menuju Kota Padang. Saya lebih memilih menumpuh jalan Manggopoh karena jika jalan Bukittinggi maka akan terjebak macet panjang," kata salah seorang warga Lubuk Sikaping, Nus (50), Minggu. Peningkatan kendaraan arus balik juga dirasakan oleh pengendara lainnya, Roni (30). "Kita harus hati-hati, kalau tidak kita sendiri yang akan ditabrak para pengemudi kendaraan roda dua, karena padatnya sepeda motor yang melintas. Apalagi jalan yang ada di Kinali sempit," ujarnya. Selain itu, truk tronton pembawa kelapa sawit juga banyak yang jalan sehingga menyulitkan para para pengemudi kendaraan roda empat dan sepeda motor. Kendaraan mulai padat, terlihat pengemudi kendaraan roda dua, roda empat dan truk tornton sudah mulai memenuhi seluruh badan jalan yang ada di jalan lintas tersebut. Kalau tidak hati-hati tentu akan terjadi tabrakan, apalagi mereka berboncengan. "Selain berboncengan, para pengemudi kendaraan roda dua ini rata-rata juga membawa barang," katanya. Menurut dia, padatnya arus balik pada Minggu (11/8) karena Senin (12/8) para pegawai negeri sipil dan perguruan tinggi mulai masuk. Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Iptu Rio Sigal Hasibuan mengimbau pengendara agar selalu meningkatkan kewaspadaan pada arus balik lebaran ini. "Kewaspadaan tetap dengan memakai kelengkapan berkendaraan seperti helm, SIM, STNK, kaca spion dan lainnya," katanya singkat. (*/aml/jno)
Berita Terkait
Di balik liputan pewarta merekam duka bencana di Sumatera Barat (video)
Sabtu, 27 Desember 2025 19:36 Wib
Manfaatkan sentuh tanahku, urus sertifikat tak perlu lagi bolak-balik ke Kantor Pertanahan
Senin, 3 November 2025 13:02 Wib
Aliran energi terbarukan di balik indahnya Air Terjun Ponot
Senin, 20 Oktober 2025 20:12 Wib
Thom Haye: Rasanya menyakitkan, tapi di balik itu ada kebanggan
Senin, 13 Oktober 2025 12:22 Wib
Menkomdigi bantah aturan IMEI disamakan dengan balik nama kendaraan
Rabu, 8 Oktober 2025 15:13 Wib
Pemerintah kaji rencana penurunan pajak bea balik nama
Jumat, 26 September 2025 8:04 Wib
Mengenal Kompol Dedy, sosok di balik pengungkapan kasus 50 kilogram sabu-sabu
Rabu, 17 September 2025 14:55 Wib
Cek biaya balik nama, pemilik tanah bisa simulasi lewat aplikasi sentuh tanahku
Jumat, 12 September 2025 18:40 Wib
