Arus Balik Mulai Padat di Jalinsum Langkat

id Arus Balik Mulai Padat di Jalinsum Langkat

Langkat, Sumut, (Antara) - Arus balik kendaraan roda dua dan roda empat dari Aceh menuju Medan maupun sebaliknya sudah mulai memadati Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Langkat Sumatera Utara. "Terlihat ada peningkatan arus balik kenderaan roda dua dan roda empat dari Aceh menuju Medan ataupun sebaliknya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Langkat, AKP Effendi, Sabtu. Berdasarkan pantauannya langsung terlihat arus balik, sejak pagi hingga sore ini, mengalami peningkatan yang cukup tajam, katanya. Kepadatan arus kenderaan balik tersebut terasa mulai dari perbatasan Aceh menuju Langkat, hingga perbatasan Langkat dengan Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai. Peningkatan yang cukup tajam dirasakan pada kendaraan roda dua, mereka terlihat beramai-ramai, memenuhi badan jalan yang ada. Namun semuanya masih lancar, karena pihaknya menerjunkan aparatnya di berbagai persimpangan jalan yan ada. Seperti di persimpangan jalan umum Aceh menuju Pangkalan Brandan, dipersimpangan jalan umum Pangkalan Brandan menuju Tanjungpura. Selain itu juga aparatnya berjaga-jaga dipersimpangan jalan umum Tanjung Beringin Pasar X, dan dipersimpangan jalan Hang Tuah Stabat, Jalan Perniagaan Stabat, Simpang kantor Bupati di Jalan Proklamasi, maupun juga di perbatasan Sei Dendang, Karang Rejo Kecamatan Stabat, katanya. Sementara itu salah seorang pengemudi kenderaan roda dua, Salamuddin yang berasal dari Langsa menjelaskan jalinsum sangat padat. Kita harus ekstra hati-hati, untuk mendahului, karena jalanannya cukup padat, katanya. Kepadatan itu bukan saja yang datang dari Aceh menuju Medan, namun juga yang datang dari arah Medan hendak menuju ke Aceh, katanya. Pihaknya memperkirakan kepadatan arus balik ini, akan terjadi hingga Minggu (11/8), saat mana para pemudik yang merupakan PNS maupun pegawai swasta kembali, karena Senin (12/8) mereka harus kembali bekerja seperti semula. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.