Medan, (Antara) - Arus balik di Terminal Terpadu Amplas Medan, dua hari setelah Lebaran, Sabtu, masih normal, meski sudah ada peningkatan volume kendaraan yang datang dari luar kota. "Hari ini arus balik masih terlihat normal, meski sedikit sudah ada peningkatan dari sehari sebelumnya," kata Kepala Terminal Terpadu Amplas Richard Medi Simatupang di Medan, Sabtu. Menurut dia, arus balik menuju Medan masih belum begitu padat, dan diperkirakan puncak arus balik baru terjadi Minggu (11/8), mengingat pada Senin (12/8) sebagian besar masyarakat yang berstatus karyawan sudah kembali bekerja. Demikian juga dengan mahasiswa dan PNS, yang juga sudah harus kembali beraktifitas pada Senin. "Kami perkirakan puncak arus balik terjadi Minggu, karena Senin mereka sudah kembali bekerja. Nah pada saat ini arus lalu lintas menuju terminal ini akan padat dan terjadi penumpukan," katanya. Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Sumut, Anthony Siahaan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 3.827 pengangkutan bus dengan total seat (tempat duduk) sebanyak 71.570 untuk arus mudik dan balik. Armada bus tersebut yakni Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 1.121 armada dengan 29.146 seat. AKDP MPU sebanyak 1.712 armada dan 20.544 seat serta AKAP 1.094 armada dengan 21.880 seat. (*/jno)
Berita Terkait
Di balik liputan pewarta merekam duka bencana di Sumatera Barat (video)
Sabtu, 27 Desember 2025 19:36 Wib
Manfaatkan sentuh tanahku, urus sertifikat tak perlu lagi bolak-balik ke Kantor Pertanahan
Senin, 3 November 2025 13:02 Wib
Aliran energi terbarukan di balik indahnya Air Terjun Ponot
Senin, 20 Oktober 2025 20:12 Wib
Thom Haye: Rasanya menyakitkan, tapi di balik itu ada kebanggan
Senin, 13 Oktober 2025 12:22 Wib
Menkomdigi bantah aturan IMEI disamakan dengan balik nama kendaraan
Rabu, 8 Oktober 2025 15:13 Wib
Pemerintah kaji rencana penurunan pajak bea balik nama
Jumat, 26 September 2025 8:04 Wib
Mengenal Kompol Dedy, sosok di balik pengungkapan kasus 50 kilogram sabu-sabu
Rabu, 17 September 2025 14:55 Wib
Cek biaya balik nama, pemilik tanah bisa simulasi lewat aplikasi sentuh tanahku
Jumat, 12 September 2025 18:40 Wib
