Indonesia samakan skor 2-2 lawan Korsel lewat ganda putra Fajar/Rian

id fajar alfian,muhammad rian ardianto,ganda putra,piala thomas 2022

Indonesia samakan skor 2-2 lawan Korsel lewat ganda putra Fajar/Rian

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kanan) dan Muhammad Rian Ardianto (kiri) saat melawan ganda putra Singapura Loh Kean Hean dan Hee Yong Kai Terry dalam pertandingan babak penyisihan grup A Piala Thomas Uber 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (8/5/2022). Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil menang atas Loh Kean Hean/Hee Yong Kai Terry dengan skor 21-14, 19-21 dan 21-12. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Bangkok (ANTARA) - Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menyumbang poin bagi Indonesia untuk menyamakan skor menjadi 2-2 saat menghadapi Korea Selatan pada penyisihan Grup A Piala Thomas, Rabu.

Ganda putra peringkat ketujuh itu mengantongi kemenangan dua gim langsung 23-21, 21-16 atas pasangan peringkat ke-246 Jin Yong/Na Sung Seung pada pertemuan perdana mereka.

"Pertandingannya lumayan alot, lawan masih junior jadi main tanpa beban. Tekanan cukup terasa ya, apalagi tim mereka memimpin 2-1. Kami juga sempat tertinggal di gim pertama, tapi kami tidak lengah begitu saja. Kami juga ingin kasih yang terbaik," kata Fajar setelah pertandingan di Bangkok, Thailand.

Kemenangan dua gim diraih bukan tanpa kendala. Menurut Fajar/Rian, mereka masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Sempat tampil pada partai pertama melawan Singapura, Fajar/Rian masih merasa butuh penyesuaian di lapangan agar bisa menemukan pola permainan yang enak. Absen selama dua hari membuat Fajar/Rian harus kembali meraba-raba teknik terbaik.

"Kondisi angin memang ada perbedaan ya, tapi itu bukan alasan. Kami harus bisa adaptasi dengan cepat, jaga fokus dan tampil yang terbaik. Hari ini pun kami masih cari-cari pukulan yang enak," papar Fajar.

"Tadi sempat tertinggal karena kondisi lapangan ya, karena sempat istirahat jadi perlu adaptasi lagi. Lawan juga butuh adaptasi, tapi mereka di awal pertandingan lebih siap dan berani," kata Rian menambahkan.

Pada pertandingan terakhir, dimainkan partai tunggal ketiga oleh Syabda Perkasa Belawa yang melawan Lee Yun Gyu. Hasil dari pertandingan ini akan menentukan nasib Indonesia untuk keluar dari fase penyisihan sebagai juara grup atau runner-up.