Jakarta, (Antara) - Sebanyak 120 mahasiswa Indonesia memperoleh beasiswa Erasmus Mundus dari Uni Eropa dan akan segera berangkat ke berbagai negara anggota Uni Eropa untuk menempuh pendidikan S1, S2, S3 dan pascadoktoral. "Beasiswa Erasmus Mundus memberikan peluang kepada para mahasiswa untuk membangun masa depan yang lebih baik," kata Charge d'Affaires dari Delegasi Uni Eropa di Indonesia Jan Willem Blankert melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu. Blankert mengatakan, beasiswa tersebut merupakan kesempatan yang berharga untuk belajar tentang kebudayaan, bahasa serta sistem akademik di berbagai perguruan tinggi terbaik di Eropa "Secara umum, beasiswa ini dapat mendukung mereka untuk meningkatkan keahlian di bidang masing-masing dan sekembalinya ke Indonesia mereka dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia," kata Blankert. Blankert mengemukakan, Program Erasmus Mundus, yang didanai oleh Uni Eropa, bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan ketrampilan dan keahlian, meningkatkan pemahaman antar budaya dan memperluas jaringan antar akademisi dan perguruan tinggi di Eropa dan negara-negara lain. Saat ini, lanjut Blankert, terdapat 140 program Magister S-2 Erasmus Mundus dan 42 program Doktorat S-3 Erasmus Mundus yang ditawarkan dan mencakup berbagai bidang seperti teknologi, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, bisnis, ilmu ekonomi, hukum serta ilmu pengetahuan budaya/ sastra. "Sejak dimulainya program Erasmus Mundus pada tahun 2004, sudah lebih dari 700 mahasiswa Indonesia telah memperoleh manfaat dari program tersebut," ujar Blankert. Blankert mengemukakan, Uni Eropa dan negara-negara Anggota Uni Eropa memiliki komitmen untuk mendukung Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian skema beasiswa untuk menempuh pendidikan di pusat-pusat unggulan di seluruh Eropa. "Selain beasiswa Erasmus Mundus, setiap tahunnya Uni Eropa dan Negara-Negara Anggota Uni Eropa memberikan sekitar 1,600 beasiswa kepada mahasiswa Indonesia melalui berbagai program beasiswa untuk belajar di Eropa," ujar Blankert. Blankert mengatakan, sebagian dari penerima beasiswa Erasmus Mundus akan menempuh pendidikan sekurang-kurangnya di dua perguruan tinggi yang terletak di negara Eropa yang berbeda. Penerima beasiswa dari Indonesia, lanjut Blankert, merupakan sebagian dari 2.000 penerima beasiswa Erasmus Mundus di seluruh dunia dan 250 mahasiswa di kawasan ASEAN. "Beasiswa Eropa ini, selain meningkatkan keahlian para mahasiswa, juga bertujuan untuk memperkaya pengalaman hidup para generasi muda dan membantu meningkatkan saling pengertian dan keterbukaan antar manusia dan budaya" kata Blankert. (*/sun)
Berita Terkait
NVIDIA edukasi mahasiswa dan talenta digital dengan GeForce RTX 50 series berbasis AI untuk pembelajaran, gaming, dan kreasi masa depan
Rabu, 14 Januari 2026 6:16 Wib
Mahasiswa KKN UNAND silaturahim dengan warga Sungai Tarab Tanah Datar
Selasa, 13 Januari 2026 11:51 Wib
Unbrah gelar Promosi Bersanding dengan kampus ternama nasional dalam Edufair Bengkulu 2026
Kamis, 8 Januari 2026 6:23 Wib
Unand utus 400 mahasiswa mendata rumah rusak akibat bencana Sumbar
Rabu, 7 Januari 2026 11:38 Wib
Menjadi peserta Edufair, Universitas Baiturrahmah roadshow ke Bengkulu Januari 2026
Minggu, 28 Desember 2025 10:56 Wib
Tips Menghemat Token Listrik 900 VA untuk Kontrakan dan Kost Mahasiswa
Sabtu, 27 Desember 2025 20:14 Wib
Mahasiswa Manajemen UM Sumatera Barat Sabet Emas di Kejurprov IPSI Jambi
Selasa, 23 Desember 2025 10:00 Wib
Berdialog dengan korban bencana, Rektor UNAND beri keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak
Senin, 22 Desember 2025 7:16 Wib
