Dua pengusaha berbagi sukses berwirausaha pada webinar PT Semen Padang

id Semen padang

Dua pengusaha berbagi sukses berwirausaha pada webinar PT Semen Padang

Wagub Sumbar Audy Joinaldy memaparkan kian sukses berusaha. (Antara/HO-Semen Padang)

Padang (ANTARA) - Dua pengusaha sukses Audy Joinaldy yang kini menjabat Wakil Gubernur Sumbar dan Haidhar Wurjanto Founder and CEO Foresthree Coffee dan Esteh Indonesia berbagi kiat sukses berwirausaha pada webinar kewirausahaan digelar PT Semen Padang, Kamis.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 dan mendorong tumbuh dan berkembangnya para wirausahawan muda lokal maupun UMKM, kata Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri di Padang.

Webinar berupa seminar kewirausahaan “The Next Entrepreneur is You” diikuti ratusan generasi muda dari berbagai daerah di Sumbar.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat tampil sebagai pembicara mengapresiasi PT Semen Padang karena kegiatan ini merupakan upaya menyiapkan generasi muda untuk menjadi pengusaha dan juga membukakan jalan bagi generasi muda untuk menjadi pengusaha.

"Ini keren sekali dan sejalan dengan program 100 ribu entrepreneur milenial," kata Audy.

Terkait entrepreneur, ia menyampaikan hal itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dipaksakan. Entrepreneur harus datang dari hati dan juga pengaruh lingkungan.

"Jadi entrepreneur harus punya mental baja dan disipilin. Dan, jiwa entrepreneur tidak bisa diperoleh secara instan. Harus step by step," ujarnya.

Sebelum menjadi Wakil Gubernur Sumbar, Audy merupakan seorang entrepreneur dan itu karena pengaruh orang tuanya yang memulai usaha dari nol.

"Ayah saya hanya lulusan SMA yang memulai usaha dari bawah. Alhamdulilah, usahanya maju berkembang hingga saat ini," katanya.

Menurutnya modal terbesar menjadi entrepreneur itu adalah jaringan. Sementara modal untuk memulai bisnis ada pada nomor sekian.

"Pengusaha-pengusaha besar di Indonesia dan dunia mereka bisnis tidak pakai uangnya sendiri, karena salah satu modal terbesar untuk berusaha itu adalah network," katanya.

Menurutnya untuk menjadi entreprenuer harus kenal banyak orang, banyak membaca. Kesalahan paling sering dialami pebisnis muda yang baru mulai berbisnis adalah tidak memiliki 'know how' dan ini level terbawah dari ilmu.

"Untuk berbisnis, paling tidak kita harus tahu dulu know how-nya,"ujar Audy.

Sementara Founder and CEO dari Foresthree Coffee dan Esteh Indonesia Haidhar Wurjanto mengungkapkan pengalaman suksesnya mengelola bisnisnya yang kini menggurita.

Pria kelahiran New Zealand 12 Januari 1990 itu merintis usaha sejak berusia 18 tahun dengan berjualan pulsa dan chasing handphone, serta jualan masakan Jepang di gerobak.

Meski usaha tersebut gagal, namun pemenang kompetisi Wirausaha Muda Mandiri 2013 kategori Boga itu tidak kehilangan semangat.

Ia terus belajar untuk meningkatkan diri dan tidak pernah menyerah dengan kegagalan yang dialami.

"Jadi entreprenuer itu harus tahan mental, siap menerima kebangkrutan. Pokoknya kita harus siap, itu kuncinya kalau ingin jadi entreprenuer," katanya.

Untuk membangun mental yang kuat, kata Haidhar harus sering-sering baca buku tentang psikolog dan juga membaca buku tentang tokoh-tokoh kisah sukses, karena dari cerita itu bisa memberi semangat untuk menjadi entreprenuer.

Kemudian, carilah lingkungan yang punya keinginan yang sama dan punya semangat untuk produktif, ujarnya.

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.