
Seluruh nagari di Solok Selatan sudah miliki rumah isolasi COVID-19

Padang Aro (ANTARA) - Seluruh nagari yang ada di Kabupaten Solok Selatan kini telah memiliki rumah isolasi COVID-19 sebagai tempat isolasi alternatif jika ada masyarakat setempat terpapar COVID-19.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat Zulkarnaini di Padang Aro Sabtu mengatakan, seluruh nagari sudah memiliki rumah isolasi COVID-19.
"Setiap nagari mengalokasikan Dana Desa (DD) delapan persen untuk penanganan COVID-19 seperti rumah isolasi, posko," katanya.
Untuk tenaga di rumah isolasi katanya, sudah ada tim satgas Nagari dan ke depan akan dijalin kerja sama dengan Puskesmas sebagai tenaga ahli.
"Satgas Nagari tentu tidak mengerti bagaimana menangani pasien COVID-19 oleh sebab itu ke depan akan dijalin kerjasama dengan Puskesmas," ujarnya.
Selain itu katanya, dari refokus anggaran juga ada alokasi bantuan sosial Rp1,4 miliar bagi masyarakat yang terkena COVID-19.
"Nanti masyarakat yang terpapar COVID-19 dan isolasi mandiri akan dibantu sembako," katanya.
Bantuan sosial ada dari refokusing sebesar Rp1, 4 miliar yang diperuntukkan bagi pasien yang melakukan isolasi karena COVID-19
Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang Dr Andani Eka Putra, mengatakan, rumah isolasi Nagari harus digunakan jangan hanya membuang anggaran saja.
Menurut dia, rumah isolasi Nagari akan menghemat biaya karena biaya makan akan melalui dana umat karena orang yang mampu di desa akan membantu makanan yang isolasi.
"Yang berhak ditempatkan di isolasi desa adalah OTG, masih muda atau yang bukan dengan gejala berat," ujarnya.
Pemerintah katanya, menargetkan kepatuhan masyarakat di Nagari dalam mematuhi protokol kesehatan 80 persen.
Pewarta: Erik Ilfansyah Akbar
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
