
Pariaman susun RDTR untuk tata ruang kota berkelanjutan

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat tengah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk menciptakan tata ruang kota yang inklusif berkelanjutan sehingga pembangunan kota lebih ramah terhadap lingkungan dan investasi serta menjaga identitas budaya dan kearifan lokal.
"Saya berharap hasil dari Konsultasi RDTR akan menjadi landasan kuat bagi pembangunan Kota Pariaman yang tertata rapi," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Pariaman, Jumat.
Ia mengatakan pembangunan Pariaman ke depan harus lebih ramah lingkungan dan adaptif terhadap perubahan iklim, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta menjaga identitas budaya dan kearifan lokal.
Untuk mewujudkan tata ruang yang dimaksud tersebut, Pemkot Pariaman melaksanakan 'Konsultasi Publik II Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)' pada Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menyampaikan konsultasi publik tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya dan berhubungan juga dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari RDTR itu.
"RDTR ini sangat penting sekali sebagai acuan bagi pemerintah Kota Pariaman dalam pelaksanaan pemanfaatan ruang, baik itu pemanfaatan ruang dari pembangunan yang direncanakan, atau pemanfaatan ruang dari investasi-investasi yang dilakukan oleh investor," katanya.
Ia menjelaskan RDTR ini merupakan instrumen penting yang menjadi penjabaran operasional dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan berfungsi sebagai acuan utama dalam pemberian izin pemanfaatan ruang dan operasional sistem perizinan berusaha.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
