Kasal Tutup Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan ke-50

id Kasal Tutup Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan ke-50

Jakarta, (ANTARA) - Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan ke-50 Tahun Pelajaran 2012 resmi ditutup Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno di Seskoal, Bumi Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat. Kasubdispenum Dispenal, Kolonel Laut (S) J Widjojono, melalui pesan elektronik, di Jakarta, Jumat, mengatakan, program Pendidikan Reguler Seskoal Tahun Pelajaran 2012 dilaksanakan selama kurang lebih 10 bulan, dimulai 17 Januari 2012 dan ditutup hingga Jumat ini. Menurut dia, pada tahun 2012, Seskoal telah mendidik 150 Perwira Siswa (Pasis) yang terdiri dari 140 TNI Angkatan Laut, dua orang TNI Angkatan Darat, dua orang TNI Angkatan Udara, serta enam orang Pasis mancanegara dari negara-negara sahabat. "Pasis dari negara sahabat tersebut berasal dari Amerika Serikat, Australia, China, Singapura, Malaysia, dan Philipina, masing-masing satu orang," kata Widjojono. Lulusan terbaik pada tahun ini diraih Mayor Laut (P) Nurlan, sedangkan Pasis mancanegara dengan ranking tertinggi diraih Cdr (Phil) Erlyn R Reyes asal Philipina. Menurut dia, saat Seskoal memasuki usia emasnya yang ke-50, lembaga pendidikan tertinggi di jajaran TNI AL tersebut, telah menghasilkan alumnus sebanyak 3.979 personel yang terdiri dari TNI AL 3.533 personel, TNI AD 85 personel, TNI AU 93 Personel, Polri 66 personel, dan perwira dari mancanegara 202 personel. "Seskoal sebagai 'center of excellent' telah berhasil mendidik dan menempa sebanyak 150 perwira sebagai calon pemimpin TNI AL di masa mendatang," katanya. Selain Komandan Seskoal Laksda TNI Arief Rudianto, dalam kesempatan tersebut turut hadir para Asisten Kasal, para Pemimpin Komando Utama Angkatan Laut, Komandan Seskoad, Seskoau, Kepala Sespim Polri, serta para Kepala Dinas di jajaran Mabesal Jakarta. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.