Akibat rem blong bus tabrak dua mobil dan hantam tebing di Sitinjau Lauik

id berita padang, rem blong, sitinjau laut, berita sumbar

Akibat rem  blong  bus tabrak dua mobil dan hantam tebing  di Sitinjau Lauik

Petugas memeriksa lokasi kejadian kecelakaan yang melibatkan tiga mobil di kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Rabu (11/12). (Antara/istimewa)

Padang, (ANTARA) - Pihak Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyebutkan sebanyak delapan orang mengalami luka ringan dalam peristiwa kecelakaan di kawasan Sitinjau Lauik, daerah setempat, sekitar pukul 16.00 WIB.

"Ada tiga mobil yang terlibat kecelakaan, satu bus dan dua minibus. Sebanyak delapan orang mengalami luka ringan," kata Kepala Unit Laka Lantas Polresta Padang Iptu Efriadi, di Padang, Rabu.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi di Jalan Padang-Solok, Tikungan Jalan Beton, Kelurahan Indarung, Lubuk Kilangan, sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu bus dengan nomor polisi BA 7958 FU yang diketahui membawa rombongan sejumlah pelajar serta guru dari SMA 6 Padang datang dari arah Solok menuju Padang.

Sesampainya di lokasi kejadian bus mengalami rem blong lalu menabrak dua mobil lainnya, yakni minibus Innova dengan nomor polisi BA 90 H, dan Minibus Yaris BA 1837 PQ.

Setelah itu bus terus meluncur dan menuju tebing yang ada di sisi kanan sehingga lajunya bisa dihentikan.

Sebanyak delapan orang terdiri dari pelajar, guru, serta pengemudi tercatat mengalami luka ringan namun tidak ada korban jiwa.

Korban mengeluhkan sakit pada bagian kaki, pusing, memar, luka lecet, dan dada sakit.

Kerugian materil dalam kejadian itu diperkirakan mencapai Rp60 juta.

Efriadi mengatakan pihaknya telah mengamankan lokasi dan mulai mengevakuasi mobil minibus ke Unit Lakalantas.

Saat kecelakaan terjadi diketahui cuaca sedang hujan dan medan jalan berupa beton, penurunan serta tikungan.

Hingga saat ini peristiwa kecelakaan itu masih dalam penyelidikan polisi.

Polisi mengimbau para pengendara berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat mengemudi, terlebih saat cuacahujan dan lokasi rawan kecelakaan.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar