Dua jorong di Agam dilanda banjir-longsor, akses jalan terganggu

id banjir di agam,banjir longsor tanjung sani,berita bencana

Dua jorong di Agam dilanda banjir-longsor, akses jalan terganggu

Material longsor melanda Durian Rampak Jorong Batunanggai, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Senin (2/12). (Dok BPBD Agam)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyatakan dua jorong di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya dilanda banjir dan longsor akibat hujan deras yang melanda daerah itu, Senin, sekitar pukul 17.30 WIB.

"Banjir terjadi di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya dan longsor di Durian Rampak Jorong Batunanggai, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal di Lubukbasung, Senin.

Banjir menggenangi jalan penghubung Muko-muko menuju Sungai Batang. Selain itu menggenangi rumah warga atas nama Salman (66) setinggi 15 centimeter.

"Air sudah kering setelah dibuang menggunakan mesin pompa air dan membuat saluran air," katanya.

Sementara material tanah longsor, tambahnya, menutupi badan jalan penghubung Muko-muko menuju Sungai Batang, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.

Untuk membersihkan material, tim gabungan dari BPBD, Satpol PP Damkar, TNI, Polri dan masyarakat tidak dapat melakukan pembersihan mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berkemungkinan masih terjadi longsor susulan karena hujan masih deras

"Satu keluarga mengungsi ke rumah tetangga, karena tanah di perbukitan di belakang rumahnya berpotenai longsor," katanya.

Sebelumnya, Galapuang juga dilanda banjir bandang pada Rabu (20/11), mengakibatkan lima rumah rusak berat, 10 unit rusak sedang, satu unit masjid rusak berat, satu unit MDA rusak sedang.

Selain itu menimbun 20 hektare lahan pertanian da merusak jaringan air bersih.(*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar