Peringati Hari Anak Internasional, sekolah di Tanah Datar belajar sehari di luar kelas

id Hari Anak Internasional,belajar di luar kelas,dinas pendidikan tanah datar,berita tanah datar,tanah datar terkini

Peringati Hari Anak Internasional, sekolah di Tanah Datar belajar sehari di luar kelas

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tanah Datar Yuhardi, foto bersama saat memperingati hari anak internasional di Tanah Datar Kamis, (7/11). (Antara/Etri Saputra)

Batusangkar, (ANTARA) - Dalam memperingati Hari Anak Internasional, sekolah di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menggelar belajar satu hari di luar kelas guna mewujudkan proses pembelajaran yang lebih menyenangkan serta menjamin dan melindungi hak anak dalam setiap aspek kehidupan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tanah Datar Yuhardi di Batusangkar Kamis, mengatakan belajar sehari di luar kelas dilakukan di daerah itu di beberapa sekolah, diantaranya TK Pertiwi Batusangkar, SD Komplek Batusangkar, SMPN 5 Batusangkar, SMAN 1 Sungayang, MTsn 6 Tanah Datar dan MAN 1 Tanah Datar.

"Diharapkan acara yang dilaksanakan serentak se Indonesia ini dapat mewujudkan proses belajar mengajar di sekolah di Tanah Datar aman dan terjamin menuju sekolah ramah anak," katanya.

Ia mengatakan belajar sehari di luar kelas juga dapat mengingatkan orang tua, guru dan masyarakat bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus diberi ruang untuk pemenuhan hak mereka.

Seperti bermain, berkelompok, bersosialisasi, mengenali dan mencintai lingkungannya, dan bagaimana semua anak merasa senang dan bergembira.

Ia mengatakan untuk sekolah ramah anak yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdiikbud) setempat berjumlah 117 sekolah yang tersebar di 14 kecamatan di daerah itu.

Jumlah tersebut diharapkan ke depannya terus bertambah dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkup sekolah serta masyarakat.

"Intinya adalah bagaimana anak bisa merasa tenang dan nyaman selama berada disekolah. Kita juga berharap sekolah dapat melaksanakan proses belajar mengajar sebaik mungkin dan didukung oleh lingkungan sekolah tanpa mengabaikan hak-hak anak," ujarnya.

Sebelumnya, selain mewujudkan sekolah ramah anak, Tanah Datar juga telah dinobatkan sebagai salah satu kabupaten layak anak kategori madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) atas kerja keras dan program dalam menjamin hak-hak anak.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dari Menteri PPPA waktu itu Yohana Yembise di Ballroom Four Points by Sheraton Makassar, Selasa, (23/7).

Berbagai terobosan dilakukan dalam hal meningkatkan kesejahteraan dan pemberian pelayanan bagi masyarakat, termasuk anak-anak.

Seperti menanamkan nilai-nilai agama, nagari layak anak melalui peraturan bupati dengan memberikan penghargaan kepada setiap nagari, forum anak, sekolah, tempat ibadah, puskesmas dan pelayanan umum.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar