1.200 pelari penggembira ramaikan Mandeh Run

id Mandeh Run,BRI Mandeh Run,Andrinof Chaniago

Peserta lari Mandeh Run berfoto sebelum mengikuti perlombaan. (Antara Sumbar/ istimewa)

Painan (ANTARA) - Sebanyak 1.200 pelari penggembira yang berasal dari pelbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ikut meramaikan lomba lari Mandeh Run di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Minggu pagi.

"Awalnya kami hanya mematok pelari penggembira sebanyak 900 orang namun peminatnya membludak hingga 1.200 orang," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di lokasi lomba.

Pelari penggembira tambahnya, berlari bersama dengan peserta lari Mandeh Run 21 kilometer hanya saja mereka tidak dituntut untuk sampai finis.

Dari lokasi start di Nagari Carocok Anau, pelari penggembira dibolehkan berhenti dimana saja mulai di Puncak Mandeh, Nagari Mandeh atau jika kuat bisa langsung ke lokasi finis di Nagari Sungai Nyalo.

Jika ditotal maka peserta lomba lari Mandeh Run mencapai 3.200 orang, mereka ialah pelari lima kilometer, sepuluh kilometer, 21 kilometer nasional dan pelari penggembira.

Para pelari dilepas pukul 06.15 WIB oleh Hendrajoni, Menteri Pariwisata, Arif Yahya dan Komisaris Bank Rakyat Indonesia (BRI) Andrinof Chaniago.

Selanjutnya, pukul 06.25 WIB, ketiganya kembali melepas peserta lari lima kilometer dan 10 kilometer di Nagari Sungai Nyalo.

Lomba lari Mandeh Run memperebutkan hadiah Rp400 juta, selain itu peserta dan masyarakat yang hadir juga dihibur dengan olah vokal dari artis papan atas Cita Citata, berikutnya ada Ibnu Jamil serta artis provinsi setempat.

Mandeh Run tercatat sebagai lomba lari terbesar yang pernah digelar, tidak hanya di kabupaten setempat namun juga di Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut disponsori oleh Bank Rakyat Indonesia dan sesuai rencana pemerintah kabupaten setempat menjadikannya sebagai iven tahunan. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar