Logo Header Antaranews Sumbar

Cuaca ekstrem akibatkan kerusakan atap Terminal Bandara Soetta

Senin, 6 April 2026 18:53 WIB
Image Print
Atap atau plafon ambruk di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, hingga menimpa fasilitas layanan di terminal penerbangan tersebut. (ANTARA/HO-Net)

Tangerang (ANTARA) - Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan atap atau plafon ambruk di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, hingga menimpa fasilitas layanan di terminal penerbangan tersebut.

Berdasarkan video yang diabadikan seorang penumpang penerbangan pada Senin (6/4), memperlihatkan detik-detik insiden jebolnya atap yang terjadi di Gete 7 Keberangkatan di Tetminal 3 Bandara Soetta tersebut.

Dimana, dalam rekaman video dengan durasi 17 detik ini, diawali adanya kebocoran dari atas atap bandara. Berselang kondisi tersebut kebocoran semakin membesar hingga pada akhirnya plafon pun jebol yang disertai tumpahan air dan menghantam fasilitas ruang tunggu para penumpang.

"Kejadian di gate 7, sekitar pukul 13.40 WIB. Lumayan bayak orang, alhamdulillah masih sempat pada lari," ucap salah satu penumpang tujuan Singapura saat dikonfirmasi di Tangerang, Senin.

Menurut dia, saat kejadian, cukup banyak penumpang yang berada di area tersebut dan para penumpang ketika itu tengah menunggu proses boarding.



Namun, tak lama kemudian air tiba-tiba jatuh dari plafon dan membuat para penumpang panik.

"Barusan, kebetulan mau boarding ke Singapore pas nunggu di gate 7," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, membenarkan terkait adanya insiden ambruknya atap di badar udaranya tersebut.

Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengatakan, gangguan pada atap tersebut hanya berlangsung singkat.

"Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit," katanya.



Ia menyebutkan, dengan adanya insiden ini sejumlah petugas bandara langsung melakukan penanganan agar situasi dan layanan penerbangan tidak terganggu.

"Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan," paparnya.

Dia menegaskan, personel bandara selama 24 jam melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan, sehingga ketika melihat adanya kemungkinan gangguan maka area sekitar akan disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak yang ada.

"Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan adanya penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca," kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cuaca ekstrem akibatkan kerusakan atap Terminal Bandara Soetta



Pewarta:
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026