Unand kejar status menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum

id Unand ,Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum,wisuda Unand

Para wisuda magister, doktor, spesialis dan profesi pada wisuda I 2019 Universitas Andalas (Unand) Padang di Padang, Jumat (22/2) (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (Antaranews Sumbar)- Universitas Andalas (Unand) Padang mematok target untuk mengubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) yang merupakan perguruan tinggi dengan kewenangan penuh dalam mengatur anggaran rumah tangga dan keuangan.

"Saat ini Unand berstatus PTN BLU, untuk bisa mengejar target internasionalisasi salah satu prosedurnya adalah berstatus PTN BH sehingga pemerintah bisa memberikan dana blockgrant," kata Wakil Rektor I Unand Prof Dachriyanus di Padang, Jumat pada Wisuda I tahun 2019 program S2, S3, profesi dan spesialis.

Menurutnya sejumlah syarat untuk mendapatkan status PTN BH bisa dipenuhi oleh Unand seperti jumlah minimal doktor, guru besar, program studi dengan akreditasi A.

"Kita sedang menuju ke arah sana dan kami yakin bisa mencapainya apalagi saat ini Unand sudah rangking 10 untuk PTN di Indonesia dan nomor satu di luar Pulau Jawa," katanya.

Ia menyampaikan dengan PTN BH Unand akan bisa lebih berkembang dan punya keleluasaan dalam akademik.

"Kalau PTN BH seluruh kebijakan akademik tidak perlu minta izin lagi ke Kementerian Riset Dikti," kata dia.

Sementara untuk saat ini Universitas Andalas masuk ke dalam rangking I kampus di Sumatera Barat versi webometrics. Sedangkan rangking II Universitas Negeri Padang dan rangking III IAIN Bukittinggi,

Unand masih terus membuat rencana secara berkelanjutan untuk menjadi universitas yang terkemuka dan bermartabat serta inovatif, kata dia.

Pada wisuda I 2019 Unand mewisuda 414 orang terdiri atas pendidikan profesi, spesialis, magister dan doktor.

Kepada wisudawanDachriyanus berpesan agar siap beradaptasi dengan industri 4.0 dengan memiliki keahlian dan penguasaan di bidang teknologi informasi.(*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar