Satu-satunya di Sumatera, Pasar Ibuh Payakumbuh resmi berstandar nasional

id pasar,tradisional,ibuh,payakumbuh,sni

Pasar Ibuh Payakumbuh, pertama dan satu-satunya di Sumatera, diresmikan pada Rabu ini sebagai pasar tradisional yang berhasil meraih predikat pasar tradisional berstandar nasional (SNI) dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) Nasional. (ANTARA SUMBAR/Syafri Ario)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Pasar Ibuh Payakumbuh, pertama dan satu-satunya di Sumatera, diresmikan pada Rabu sebagai pasar tradisional yang berhasil meraih predikat pasar tradisional berstandar nasional (SNI) dari Badan Standardisasi Nasional (BSN).

"Sebagai pasar bersertifikat standar nasional, artinya pasar ini telah memenuhi semua kriteria pasar tradisional berstandar SNI dan tentu akan menggairahkan jual beli di pasar Ibuh," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh, Dahler, Rabu.

Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional (BSN) Puji Winarni usai menyerahkan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat kepada Staf Ahli Wali Kota Ervidel Arda, Kamis mengatakan Pasar Ibuh termasuk 30 Pasar Tradisional ber-SNI se-Indonesia dan pertama di Sumatera.

"Penilaian meliputi; persyaratan umum, persyaratan manajemen dan persyaratan teknis. Persyaratan teknis, bagaimana sebuah pasar rakyat itu bebas dari bahan berbahaya yang dijual di pasar, adanya pemisahan makan kering dan basah, serta sanitasinya," tutur Puji Winarni.

Puji Winarni mengatakan, bahwa Pasar Ibuh sudah memenuhi semua persyaratan tersebut. “Penilaian dilakukan secara profesional oleh pihak ketiga dan Pasar Ibuh ditetapkan mendapat sertifikasi SNI 8152: 2015 Pasar Rakyat dengan kategori mutu 2 untuk pasar tipe 1,” jelasnya

Keberhasilan Pemkot Payakumbuh memenuhi kriteria pasar tradisional bestandar nasional dilakukan dengan bekerjasama dengan Yayasan Danamon Peduli sebagai pembina dan pendampingan dalam membenahi Pasar Tradisional Ibuh.

"Bentuk pendampingannya fisik dan non fisik diantaranya pembentukan radio komunitas, CCTV, papan Informasi, kebersihan, pengelolaan sampah, membuang sampah pada tempatnya, normalisasi saluran air, penggantian lapak los daging sesuai standar," jelas Ketum Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi.

“Semoga dengan pencapaian sertifikasi ini, menjadi awal baru bagi Pemko untuk memastikan legasi Program Pasar Sejahtera tetap terjaga dan melanjutkan pendampingan di pasar tersebut secara holistik dan berkesinambungan,” ujar Restu Pratiwi.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Payakumbuh Ervidel Arda mengatakan Pemko akan mempertahankan prestasi ini bahkan akan ditingkatkan lagi.

“Mempertahankan adalah sesuatu hal yang sulit. Namun dengan kebersamaan tentu bisa. Pemko Payakumbuh akan terus berupaya membenahi sarana dan prasarana Pasar Ibuh,” ucapnya.

Sebelumnya Pasar Ibuh Payakumbuh juga telah menorehkam prestasi sebagai pasar rakyat terbaik dua kali berturut-turut dari Provinsi Sumbar dan pasar yang bebas dari pangan berbahaya dari Badan POM Nasional.

Pasar yang telah berdiri sejak tahun 90-an ini tak hanya market ekonomi bagi warga Payakumbuh namun juga bagi beberapa daerah tetangga yakni Kabupaten Limapuluh Kota dan Bukittingi.

Dalam peresmian Pasar Ibuh selaku Pasar Berstandar Nasional dihadiri oleh Kepala Pusat Penerapan Standar BSN Dr. Wahyu Purbowasito Setyo Waskito, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Sumbar Zaimar, Ketua Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi, Staf Ahli Wali Kota Ervidel Arda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh Dahler. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar