LIPPO Resmikan Japanese Smes Center di Cikarang

id LIPPO Resmikan Japanese Smes Center di Cikarang

Jakarta, (Antara) - Perusahaan pengembang Lippo Cikarang membuka secara resmi "Japanese Small Medium Enterprices Center" (Pusat UKM Jepang) sebagai sentra bisnis yang melayani investor berskala kecil menengah dari Jepang. "Membaiknya minat investasi terhadap kawasan industri di Lippo Cikarang telah memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan ekonomi regional," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh, Senin. Menurut Meow Chong Loh, kehadiran Japanese SMEs Center ini merupakan sebuah peluang bagi bisnis dan investasi di kawasan yang berkelanjutan. Ia juga menuturkan, pihak Lippo Cikarang bersama-sama dengan Forval Corporation (perusahaan konsultan bisnis internasional berbasis di Tokyo, Jepang) akan mengakomodir para investor asal Jepang tersebut. "Lahan seluas 5,3 hektare telah kami sediakan bagi Japanese SMEs Center dan berharap ke depan memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi perekonomian makro Indonesia," katanya. Sementara itu, Chairman Forval Corp Hideo Okubo mengungkapkan, terdapat tujuh perusahaan yang telah bergabung di dalam sentra bisnis Jepang SMEs Center tersebut. Ia memaparkan, ketujuh perusahaan itu antara lain PT Summit Electrical Steel Processing Indonesia, PT Katsuyamaseiki KKB Indonesia, PT Kobayu Trading Indonesia, PT Tsujikawa Indonesia, dan PT Nihon Haken. Sebelumnya, pemerintah menyatakan telah menyiapkan lahan industri seluas 3.000 hektare di kawasan Karawang untuk pengembangan industri dari Jepang. "Saya sudah menjanjikan untuk menyiapkan lahan, luasnya berkisar 3.000 hektare karena Jepang akan melakukan relokasi besar-besaran," kata Hidayat di Jakarta, Senin (11/2). Ia menjelaskan, pihaknya mengharapkan lahan tersebut akan bisa siap tahun 2013 ini dan ini merupakan pergerakan besar dari sektor swasta Jepang, dan tentunya sudah didahului dengan pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang. Penambahan lahan tersebut, lanjut Hidayat, merupakan permintaan dari beberapa industri asal Jepang yang telah disepakati antarpemerintah. Jumlah realisasi investasi Perusahaan asal Jepang di Indonesia pada tahun 2012 menduduki peringkat kedua, di bawah Singapura, dengan nilai 2,5 miliar dolar AS atau 10 persen dari keseluruhan investasi asing yang sebesar 24.6 miliar dolar atau setara dengan Rp221 triliun. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.