Camintoran siap menjadi bumi perkemahan

id Camintoran,bumi perkemahan camintoran

Camintoran siap menjadi bumi perkemahan

Penggiat wisata Sumbar Yulnofrin Napilus bersama komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Pecinta Alam, dan Uda Uni foto bersama saat mengadakan camping bersama di Camintoran (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Silahkan digunakan untuk bumi perkemahan khususnya bagi para kawan-kawan dari komunitas, di sana juga sudah ada penjaga yang siap membantu perkemahan

Padang Aro,(Antaranews Sumbar) - Wakil Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat Abdul Rahman menyatakan Camintoran yang terletak di Golden Arm, Nagari Lubuk Gadang siap menjadi lokasi bumi perkemahan dan juga sebagai lokasi wisata karena telah dilengkapi fasilitasnya.

"Silahkan digunakan untuk bumi perkemahan khususnya bagi para kawan-kawan dari komunitas, di sana juga sudah ada penjaga yang siap membantu perkemahan," katanya, di Padang Aro, Kamis.

Dia mengatakan, pemerintah sudah menyusun berbagai perencanaan terhadap lokasi tersebut seperti pengembangan taman bunga, kolam wisata, wahana permainan, dan lainnya yang membuat pengunjung semakin betah berkunjung.

Bumi perkemahan yang juga dikenal dengan perkemahan di atas awan tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang akan memudahkan aktivitas perkemahan seperti toilet, tempat istirahat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan, Hanif Rasimon mengatakan bahwa Pemerintah Solok Selatan telah berencana meluncurkan dana sebesar Rp2,5 miliar di tahun 2019, untuk peningkatan jalan menuju Camintoran.

"Dengan diperbaikinya infrastruktur jalan, tentu akan memudahkan para wisatawan untuk berkunjung kesana," ujarnya.

Penggiat wisata Sumbar Yulnofrin Napilus bersama komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Pecinta Alam, dan Uda Uni mengadakan camping bersama di Camintoran.

"Indah sekali suasananya di sini karena juga ada pohon teh yang sudah berusia 100 tahun lebih serta awan yang tiba-tiba muncul ketika kita makan siang," katanya.

Camintoran sendiri terletak di ketinggian 1.230 mdpl dengan luas mencapai 16 Hektare dan akan terus dikembangkan.

Warga sekitar pun sangat mendukung keberadaan obyek wisata alam tersebut, bahkan ada yang menawarkan lahannya untuk diolah bersama dengan Pemkab. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.