2019, Pembangunan UIN Imam Bonjol di Tarok

id UIN IMAM BONJOL TAROK

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni (kiri) menyerahkan Surat Keputusan Peruntukan Lahan di Kawasan Terpadu Tarok kepada Rektor Universitas Islam Indonesia Imam Bonjol Padang Dr. Eka Putra Wirman (kanan) di 2x11 Kayu Tanam Padangpariaman, Rabu (3/1). (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M S)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sumbar, Dr. Eka Putra Wirman mengatakan pihaknya mengupayakan pembangunan kampus empat di Kawasan Terpadu Tarok 2x11 Kayu Tanam Kabupaten Padangpariaman dilaksanakan 2019.

"Dananya kita upayakan dari berbagai sumber agar pembangunannya dapat cepat dilaksanakan," katanya saat menerima Surat Keputusan (SK) dari bupati terkait peruntukan lahan di 2x11 Kayu Tanam, Padangpariaman, Rabu.

Sedangkan dalam tahun ini, pihaknya mengupayakan mendapatkan dana melalui pembiayaan Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) untuk pembangunan 2019.

Ia mengatakan meskipun belum dibahas bersama senat tentang fakultas yang akan dibangun melalui dana SBSN namun kemungkinan Fakultas Spikologi dan Kesehatan Masyarakat berpeluang untuk dibuka di kawasan itu.

Dipilihnya fakultas tersebut, lanjutnya karena menurut keterangan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni bahwa di kawasan terpadu itu rencananya juga akan dibangun sejumlah rumah sakit yaitu di bidang struk dan jantung.

"Dan hal itu dapat mendukung fakultas yang kita bentuk," ujarnya.

Saat ini pihaknya baru menerima SK bupati setempat tentang peruntukan lahan dan setelah ini pihaknya bersama bupati setempat akan menemui Menteri Agama terkait anggaran dan hal yang lainnya.

Luas lahan yang diterima yang tercantum pada SK tersebut yaitu 55 hektare dan 11 hektare lagi akan diterima pada tahap dua.

Sambil mengupayakan dana, tahun ini pihaknya juga akan memagar lokasi lahan tersebut guna menentukan lokasi pembangunan dari perguruan tinggi tersebut.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan penyerahan SK peruntukan lahan kepada pihak UIN Imam Bonjol Padang merupakan yang ketiga.

"Sebelumnya juga kita serahkan kepada Institut Seni Indonesia Padangpanjang dan Politeknik Negeri Padang," ujar dia.

Ia berharap sejumlah perguruan tinggi tersebut segera membangun fasilitas di daerah itu karena dapat mengangkat perekonomian warga setempat. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar