Logo Header Antaranews Sumbar

Pendaftaran Cawako Padang Dibuka 8 Januari 2018

Selasa, 2 Januari 2018 18:38 WIB
Image Print
Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati. (Antara Sumbar/Novia Harlina)

Padang, (Antara Sumbar) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat menyatakan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Padang pada pilkada 2018 dibuka pada 8 hingga 10 Januari 2017.

"Menjelang pendaftaran itu, bakal calon kepala daerah dipersilahkan berkonsultasi ke KPU Padang hingga 8 Januari 2017," kata Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati di Padang, Selasa.

Menurutnya ada beberapa persyaratan yang mesti dilengkapi bakal calon kepala daerah yang diusung oleh partai politik, yakni partai pengusung memiliki jumlah kursi paling sedikit 20 persen dari total jumlah kursi DPRD Padang atau sembilan kursi.

Namun, ujar dia saat ini tidak ada satu pun parpol yang memiliki sembilan kursi, sehingga mereka mesti melakukan koalisi atau bergabung dengan partai lain.

Persyaratan lainnya, ujar Sawati seperti surat keputusan tentang persetujuan DPP partai politik, surat kesepakatan gabungan partai politik dan beberapa persyaratan lain yang bersifat teknis.

"KPU tidak akan menerima pendaftaran jika partai tidak memenuhi persyaratan itu," katanya.

Sementara untuk jalur perseorangan, mereka harus mengumpulkan minimal 41.116 kartu tanda penduduk agar dapat maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.

Jumlah yang sudah ditetapkan tersebut 7,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) berdasarkan pemilihan Gubernur Sumbar pada 2015 yang berjumlah sebanyak 548.213 orang. "Saat ini ada satu pasangan calon perseorangan yang bisa mendaftar setelah syarat calon perseorangannya diverifikasi beberapa waktu lalu," ujarnya.

Kemudian persyaratan umum bagi bakal calon kepala daerah, baik jalur perseorangan maupun partai politik yakni surat pengunduran diri bagi kepala daerah yang sedang menjabat serta yang memiliki status anggota TNI/Polri, PNS, DPR/DPRD, dan kepala desa.

"Selain itu juga surat pernyataan berhenti dari jabatan pada BUMN atau BUMD," tambahnya.

Direktur SBLF Riset, Edo Andrefson melihat saat ini sudah muncul tiga poros yaitu Mahyeldi yang merupakan wali kota Padang petahana, Emzalmi selaku wakil wali kota petahana dan poros tengah yang digawangi Partai Demokrat dan PKB.

Ada tiga nama baru yang muncul kepermukaan dalam sepekan terakhir yaitu Kepala Badan Pendapatan Daerah Padang Adib Alfikri, Pakar Gempa Universitas Andalas Badrul Kamal dan Akademisi UIN Imam Bonjol Padang, Urwatul Wusqo, tambahnya. (*)



Pewarta:
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026