Logo Header Antaranews Sumbar

Metode 'sintesa hijau' dari guru besar UI, sel surya generasi ketiga

Sabtu, 14 Februari 2026 20:58 WIB
Image Print
Guru Besar Tetap dalam Bidang Material Berstruktur Nano untuk Energi, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) Prof. Nofrijon Sofyan. ANTARA/HO-Humas UI.

Depok (ANTARA) - Guru Besar Tetap dalam Bidang Material Berstruktur Nano untuk Energi, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) Prof. Nofrijon Sofyan mengembangkan metode “sintesis hijau” untuk membuat partikel nano titanium dioksida (TiO), material penting dalam teknologi panel surya generasi terbaru.

"Partikel nano adalah partikel berukuran sangat kecil sepersejuta milimeter yang memegang peran besar dalam meningkatkan kinerja sel surya sensitif zat warna (DSSC) dan sel surya perovskite (PSC)," kata Nofrijon dalam keterangannya, Sabtu.

Kedua teknologi ini dikenal sebagai sel surya generasi ketiga yang lebih ringan, fleksibel, dan berpotensi lebih murah dibanding panel surya konvensional.

Menurut Prof. Nofrijon, selama ini pembuatan partikel nano TiO umumnya melibatkan bahan kimia berbahaya dan proses yang membutuhkan energi tinggi.

Proses tersebut menimbulkan pertanyaan baru bagaimana mungkin kita berbicara tentang energi bersih jika materialnya diproduksi dengan cara yang kurang ramah lingkungan.

Untuk itu, perlu pendekatan sintesis hijau sebagai solusi. Tumbuhan yang kaya akan senyawa alami seperti flavonoid, tanin, dan polifenol, dapat membantu membentuk partikel nano tanpa perlu bahan kimia beracun.

Ekstrak dari buah ketapang, bunga melati, daun gambir, hingga daun sawit dapat dimanfaatkan dalam proses ini. Molekul alaminya tidak hanya membentuk partikel nano TiO, tetapi juga menjaga ukurannya tetap kecil dan seragam.

“Prosesnya relatif sederhana. Ekstrak tumbuhan dicampur dengan bahan dasar titanium, lalu senyawa alami di dalamnya memicu terbentuknya partikel nano. Hasilnya adalah material yang lebih ramah lingkungan, lebih hemat biaya, dan memanfaatkan sumber daya hayati yang terbarukan,” ujar Prof. Nofrijon.

Setelah terbentuk, partikel nano TiO dilapiskan tipis di atas kaca konduktif sebagai bagian dari sel surya. Dalam sistem ini, TiO berfungsi sebagai jalur transportasi elektron.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026