Jakarta, (Antara) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah meminta penjelasan kepada PT Multipolar Tbk (MLPL) terkait perjanjian "exchangeable rights" dengan anak usaha Temasek yakni Andersen Investment Ltd. "Kami ingin mengetahui perjanjiannya seperti apa," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen di Jakarta, Jumat (8/2). Pihak Bursa juga ingin mengetahui apa yang akan dilakukan oleh Multipolar ketika telah mendapatkan dana dari anak usaha Temasek itu. Ia mengharapkan, Multipolar dapat menyampaikan penjelasannya pada pekan depan mengenai skema "exchangeable rights subcription agreement" itu. Pada 4 Februari lalu, Multipolar telah menandatangani perjanjian "exchangeable rights subcription agreement" dengan Anderson Investment senilai Rp2,9 triliun dalam bentuk "exchangeable rights" yang dapat ditukarkan dengan 26,1 persen kepemilikan efektif di PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). Presiden Direktur MLPL Eddy Handoko mengatakan, investasi itu akan mendukung pertumbuhan ke depan dan ekspansi berkelanjutan MPPA. "Hal itu juga menunjukan tingkat kepercayaan yang kuat dari investor asing di Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan terhadap terhadap pertumbuhan ekonomi domestik," kata dia. Menurut dia, dengan perkembangan itu, menandai awal positif di 2013 baik bagi Multipolar maupun Indonesia dengan adanya ketertarikan dari Temasek, investor global terkemuka. "Perkembangan itu juga akan memberikan dampak yang signifikan dalam nilai investasi Multipolar di MPPA. Dan juga akan memfasilitasi Multipolar atas proses institusionalisasi dan memperkuat visi startetgis Hypermart untuk meningkatkan posisinya dalam pasar 'modern food retail' Indonesia," katanya. (*/wij)
Berita Terkait
Tunanetra jatuh ke got di halte Transjakarta, Gubernur Pramono minta maaf
Selasa, 13 Januari 2026 20:11 Wib
Bojan Hodak minta pemain Persib kendalikan emosi saat hadapi Persija
Sabtu, 10 Januari 2026 18:27 Wib
Valverde minta Real Madrid fokus tatap laga hadapi Barcelona
Jumat, 9 Januari 2026 7:00 Wib
Pemkot Pariaman minta Pemprov bantu normalisasi Sungai Batang Mangor atasi banjir
Kamis, 8 Januari 2026 18:24 Wib
Fletcher minta restu Sir Alex Ferguson begitu jadi pelatih Manchester United
Rabu, 7 Januari 2026 15:51 Wib
PT KAI Sumbar minta maaf atas ketidaknyamanan di perlintasan sebidang Lubuk Buaya
Selasa, 6 Januari 2026 13:20 Wib
Pemkot Padang minta BWS segera bangun cekdam antisipasi banjir susulan
Senin, 5 Januari 2026 16:00 Wib
Air dalam sinkhole di Limapuluh Kota semakin meluap, DPRD minta BPBD surati Kementerian ESDM
Senin, 5 Januari 2026 12:19 Wib
