Warga Harapkan Padang Kembangkan Wisata Selain Pantai

id pantai, padang, wisata

Warga Harapkan Padang Kembangkan Wisata Selain Pantai

Sejumlah pengunjung bermain di pantai Padang sambil menunggu terbenamnya matahari 2011 di Padang, Sumbar, Sabtu (31/12/2012). (FOTO ANTARA/Maril Gafur)

Padang, (Antara Sumbar) - Warga kota Padang, Sumatera Barat, mengharapkan agar pemerintah setempat mengembangkan beberapa objek wisata alternatif selain pantai guna mengantisipasi liburan, seperti lebaran.

"Masih banyak objek wisata lain yang bisa dijadikan destinasi unggulan bagi pengunjung di Padang seperti pemandian, wahana hiburan atau air terjun," kata salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Lubuk Kilangan Padang, Nenden di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan beberapa objek yang cukup potensial di Padang seperti Air Terjun Sarasah Sikayan Balumuik di Gadut, Lubuk Timpurung di Kuranji, sejauh ini belum dimanfaatkan oleh pemerintah secara maksimal.

Bahkan di antaranya sarana prasarana yang tersedia masih terbatas seperti akses jalan yang masih sulit hingga sarana pendukung yang kurang.

Padahal, menurutnya bila hal tersebut dikembangkan akan menjadi objek wisata alternatif bagi wisatawan.

"Kolam pemandian juga bisa diprioritaskan sebagaimana Minang Fantasi di Padang Panjang," ujarnya.

Saat ini di Padang terdapat beberapa objek wisata pemandian mulai dari yang buatan hingga alami. Yang alami ada pemandian Lubuak Paraku Lubuak Minturun dan Sembat Gunung Nago di Kec Pauh.

Sedangkan yang buatan ada Kolam Abege di Lubuk Minturun, Imelda di Gadut, Kolam Griya Insani di Padang Besi.

Bila dipantau sekilas, pemandian tersebut belumlah terkelola dengan baik namun telah banyak peminatnya.

Untuk itu dia berharap pemerintah memperhatikan potensi tersebut sehingga dikembangkan di masa depan.

Warga lain yang merupakan pakar sejarah dan budaya Gusti Asnan menilai Padang juga bisa mengembangkan objek wisata budaya dan sejarah.

Beberapa objek seperti Museum Adityawarman , Monumen Padang Area, Linggar Jati, Rumah Siti Nurbaya dan Monumen lainnya bisa dikembangkan jadi objek wisata.

Menurutnya bila dikembangkan dengan penambahan sarana prasarana pendukung tentunya akan bisa menarik minat wisatawan semisal Monas di Jakarta.

Pegiat wisata Ian Hanafiah menambahkan semua objek wisata baik pantai dan lainnya akan berkembang bila melalui perencanaan yang baik serta keseriusan dari pengelola.

Sebagai contoh rencana membangun wisata kereta gantung di Padang, haruslah melalui perencanaan matang, termasuk analisis manfaatnya sebelum menangkap investor dan melakukan pembangunan.

Kemudian setelah dilakukan pembangunan, pihak pengelola harus melengkapi kebutuhan wisatawan seperti tempat belanja, toilet, tempat ibadah dan sarana lainnya.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi meminta kepada warga untuk bersabar dan mendukung setiap pembangunan pariwisata.

"Saat ini fokus pariwisata di Padang sementara diarahkan ke pantai, ke depan akan dilakukan analisis potensi objek lainnya," ujar dia. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.