Bakauheni, (AntaraSumbar) - Pemudik arus balik pada empat hari setelah (H+4) Lebaran 2015 baik pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan terus berdatangan ke Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung.
Berdasarkan pemantauan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa, menunjukkan peningkatan jumlah arus balik pemudik pada H+4 dari Pelabuhan Bakauheni, tujuan Merak, Banten mengalami peningkatan signifikan dibanding dengan sebelumnya.
Kendaraan roda empat maupun roda dua terus berdatangan di Pelabuhan Bakauheni untuk selanjutnya menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten.
Antrean kendaraan baik roda empat maupun roda dua juga terlihat di kantong-kantong parkir di pelabuhan tersebut untuk naik ke kapal feri.
Sementara, pemudik pejalan kaki juga terus berdatangan dari berbagai daerah di Sumatera maupun Lampung dari terminal di pelabuhan itu menuju loket-loket karcis.
Menjelang sore penumpang pejalan kaki bertambah banyak memenuhi loket-loket karcis yang disediakan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Selasa malam mengingat liburan bagi karyawan swasta maupun pegawai negeri sipil akan berakhir pada hari ini dan kebali menjalani aktivitas pada Rabu (22/7) besok.
Christine Hutabarat Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), mengatakan terdapat kenaikan jumlah penumpang sebesar 44 persen dibandingkan hari sebelumnya atau H+3, sementara untuk kendaraan roda dua naik sekitar 49 persen dan kendaraan roda empat naik sekitar 47 persen.
Kenaikan ini, kata dia, sudah diprediksikan sebelumnya sehingga pihaknya telah menyiagakan petugas dan fasilitas pendukung lainnya.
Upaya ini, lanjutnya, dilakukan dengan tujuan agar penyeberangan berlangsung lancar dan menghindari penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Ia menyebutkan, data produksi Pelabuhan Bakauheni pada H+4 ini sebanyak 94.449 orang penumpang, 8.812 unit kendaraan roda dua, kendaraan roda empat sebanyak 10.249 unit dengan jumlah total kendaraan roda empat campuran sebanyak 10.944 unit.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa sebanyak 196.403 orang atau 30 persen yang sudah kembali, kendaraan roda dua sebanyak 17.910 unit atau 27 persen yang sudah kembali dan kendaraan roda empat 21.224 unit atau 33 persen yang sudah kembali. (*)
