Jakarta, (ANTARA) - Arus balik liburan Tahun Baru 2013 diperkirakan hanya mengalami kenaikan jumlah penumpang sebesar lima persen dibandingkan hari biasa, kata Kepala Humas Derah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq. "Kalau dibandingkan sehari-hari, kenaikan sekitar lima persen diperkirakan pada Sabtu hari ini dan besok," kata Mateta saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu. Pihaknya memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Sabtu (5/1) dan Minggu (6/1) dengan kenaikan jumlah penumpang sebesar lima persen bila dibandingkan hari biasa atau mencapai sekitar 25 ribu penumpang dalam sehari yang biasanya maksimal hanya mencapai 23.848 penumpang, sesuai total kursi untuk kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. Meski demikian, bila dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan jumlah penumpang liburan Tahun Baru. Hal tersebut karena jumlah penumpang yang sesuai dengan kapasitas tempat duduk kereta api. "Ada penurunan kalau dibandingkan tahun lalu, kalau tahun lalu kan masih ada toleransi penumpang berdiri," katanya. Mateta memperkirakan para penumpang arus balik yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur akan tiba di Jakarta hari Minggu pagi. Sementara yang menempuh jarak dekat seperti dari Bandung dan sekitarnya baru akan berangkat pada Senin pagi dari kota asal. "Yang jarak jauh biasanya mereka berangkat sore ini seperti dari Surabaya, sore ini berangkat, nyampe besok pagi, sehingga bisa istirahat dulu," katanya. Sementara dari pantauan ANTARA, suasana Stasiun Gambir tampak normal, tidak terlihat penumpukan jumlah penumpang. Masa libur panjang Natal dan Tahun Baru banyak dimanfaatkan warga DKI untuk pulang ke kampung halaman. Diperkirakan pada akhir minggu ini arus balik akan mencapai puncaknya seiring dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah dan perguruan tinggi pada Senin (7/1) mendatang. (*/jno)
Arus Balik Tahun Baru Diperkirakan Naik Lima Persen
Ilustrasi. (ANTARA)
