Penumpang Arus Balik KA Tujuan Jakarta Meningkat

id Penumpang Arus Balik KA Tujuan Jakarta Meningkat

Penumpang Arus Balik KA Tujuan Jakarta Meningkat

Ilustrasi. (ANTARA)

Bandung, (ANTARA) - Penumpang arus balik liburan Tahun Baru 2013 Kereta Api Argo Parahyangan dari Stasiun Bandung ke Stasiun Gambir mengalami peningkatan diatas rata-rata 90 persen. "Berdasarkan reservasi tiket KA Argo Parahyangan jurusan Bandung - Jakarta (Gambir) meningkat, untuk keberangkatan Selasa (1/1) dan Rabu (2/1) sudah di atas 90 persen," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno di Bandung, Senin. Sementara itu reservasi KA Argo Parahyangan keberangkatan Senin (31/12) dari pagi hingga untuk keberangkatan 19.50 WIB rata-rata sudah mencapai 70 persen. PTKA Daop II sendiri mengoperasikan KA Fakultatif untuk keberangkatan dari Bandung pukul 08.45 WIB dan hari Senin ini merupakan hari terakhir operasional KA fakultatif itu. "Tiket untuk KA Argo Parahyangan masih tersedia," kata Bambang. Sementara itu secara umum, data jumlah penumpang di Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 di Stasiun Bandung, sejak 20 - 31 Desember 2012, jumlah penumpang yang terangkut total mencapai 386.762 penumpang, atau sekitar 92 persen dari jumlah penumpang yang diangkut pada 2011 yang mencapai 420.326 penumpang. Rinciannya adalah penumpang eksekutif 17.181 orang, kelas bini 11.619 penumpang, kelas ekonomi 22.358 penumpang dan KA komuter Bandung Raya 335.586 penumpang. "Penurunan jumlah penumpang yang terangkut itu, tidak lepas dari kebijakan PTKA memberlakukan 100 persen tempat duduk," katanya. PTKA melakukan penambahan rangkaian, antara satu sampai dengan tiga kereta pada setiap KA sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan daya tarik maksimal lokomotif. Terkait dengan kondisi cuaca dengan curah hujan sangat tinggi di semua daerah di wilayah Daop II, mulai dari Purwakarta hingga Banjar masih cukup kondusif dan aman. "Flying Gang" atau Regu Siaga 24 jam, juru periksa jalan Ekstra dari dua menjadi tiga petugas, pengawasan oleh petugas khusus pada jembatan-jembatan panjang dan terowongan. "Komunikasi dari masinis, stasiun, petugas di lapangan ke Posko Operasi atau Pusat pengendali Operasi KA terus dilakukan secara intensif, untuk menyampaikan kondisi terkini di lapangan. Tentunya juga melibatkan peran serta sebagai mitra di sepanjang jalur," kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu menambahkan. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.