Bakauheni, Lampung, (Antara) - Arus balik pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung makin padat pada Minggu pagi. Antrean pemudik terlihat di loket-loket tiket yang telah disediakan pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni. Sebanyak delapan loket tiket disediakan oleh PT ASDP untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang serta mengularnya antrean kendaraan. Sejumlah relawan juga terlihat sibuk mengatur dan mengarahkan pemudik dengan menggunakan pengeras suara agar tidak berdesak-desakan untuk membeli tiket ke kapal feri. Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Heru Purwanto mengatakan bahwa pada Minggu merupakan puncak arus balik pejalan kaki. Ia menjelaskan, pemudik pejalan kaki cenderung untuk menyeberang pada pagi hari agar sampai tujuan tidak terlalu malam. Sedangkan, penumpang di dalam kendaraan lebih memilih menyeberang pada malam hari. Sementara arus kendaraan di Pelabuhan Bakauheni terpantau cukup ramai, bahkan sempat terjadi antrean panjang hingga ke luar pelabuhan tersebut. Ribuan kendaraan sempat antre sepanjang lima kilometer menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung yang akan menyeberang ke Merak, Banten, pada arus balik Lebaran 2014. Kendaraan baik mobil maupun bus berjalan merayap untuk memasuki kawasan pelabuhan. Antrean panjang kendaraan terlihat sejak dari SPBU Garuda Hitam, Bakauheni Lampung Selatan hingga menuju pelabuhan. Saat normal waktu tempuh dari SPBU itu menuju pelabuhan penyeberangan sekitar 10 menit. Namun dengan kondisi antrean panjang itu waktu tempuh menjadi lebih lama hingga mencapai 1--2 jam perjalanan. Kendaraan yang memasuki pelabuhan juga harus antre di areal parkir dermaga tersebut bahkan areal parkir tidak mampu lagi menampung kendaraan tersebut. Ribuan kendaraan tersebut antre menunggu diseberangkan dengan kapal feri di pelabuhan itu, sementara kendaraan dari arah Bandar Lampung terus mengalir memasuki areal pelabuhan itu. Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni tercatat pada lima hari (H+5) hingga pukul 08.00 WIB jumlah total penumpang mencapai 399.120 orang, kendaraan roda dua sebanyak 41.592 unit, roda empat 41.542 unit, bus 1.477 unit. (*/jno)
Berita Terkait
Di balik liputan pewarta merekam duka bencana di Sumatera Barat (video)
Sabtu, 27 Desember 2025 19:36 Wib
Manfaatkan sentuh tanahku, urus sertifikat tak perlu lagi bolak-balik ke Kantor Pertanahan
Senin, 3 November 2025 13:02 Wib
Aliran energi terbarukan di balik indahnya Air Terjun Ponot
Senin, 20 Oktober 2025 20:12 Wib
Thom Haye: Rasanya menyakitkan, tapi di balik itu ada kebanggan
Senin, 13 Oktober 2025 12:22 Wib
Menkomdigi bantah aturan IMEI disamakan dengan balik nama kendaraan
Rabu, 8 Oktober 2025 15:13 Wib
Pemerintah kaji rencana penurunan pajak bea balik nama
Jumat, 26 September 2025 8:04 Wib
Mengenal Kompol Dedy, sosok di balik pengungkapan kasus 50 kilogram sabu-sabu
Rabu, 17 September 2025 14:55 Wib
Cek biaya balik nama, pemilik tanah bisa simulasi lewat aplikasi sentuh tanahku
Jumat, 12 September 2025 18:40 Wib
