Sekjen PBB Puji Pemungutan Suara "Damai" di Ukraina
Rabu, 28 Mei 2014 8:39 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. (Antara)
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon telah menyambut baik kondisi "yang secara umum damai" dalam pemilihan presiden di Ukraina pada Ahad (25/5).
Namun Ban juga menyampaikan keprihatinan sebab pemilih yang sah di beberapa bagian timur negara yang dilanda krisis tersebut tak diberi hak untuk ikut dalam pemungutan suara nasional.
"Sekretaris jenderal menyambut baik kenyataan bahwa pemungutan suara di sebagian besar wilayah Ukraina secara umum berjalan damai dan teratur dan kebanyakan sejalan dengan standard internasional dan kebebasan mendasar, kata sejumlah pemantau nasional dan internasional," demikian isi pernyataan yang dibacakan oleh Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.
Sekretaris jenderal PBB itu prihatin bahwa pemilih yang sah tak diberi hak untuk memberi suara mereka di beberapa bagian timur Ukraina, kata juru bicara tersebut. Ia mengumandangkan laporan media yang menyatakan penyimpangan dalam pemungutan suara dan gangguan di bagian timur negeri itu, tempat gelombang perasaan anti-pemerintah mencuat selama dua bulan belakangan ini.
Ban juga menyampaikan kekhawatiran mengenai kerusuhan baru di Ukraina Timur.
"Sekretaris jenderal khawatir oleh kerusuhan yang berlanjut di bagian timur, tempat bentrokan di Donetsk menewaskan puluhan orang pada Senin (26/5)," kata Dujarric, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
"Ia mendesak dilakukan pemulihan kendali negara atas berbagai instalasi pemerintah yang dicapai melalui cara damai eksklusif, termasuk dialog politik yang melibatkan banyak pihak."
Petro Poroshenko, tokoh politik independen dan multi-jutawan yang berusia 48 tahun, memimpin dalam pemilihan presiden pada Ahad di Ukraina. Ia mengantungi 53,72 persen suara, diikuti oleh mantan perdana menteri Yulia Tymoshenko --yang mengumpulkan 13.09 persen-- dan Oleh Lyashko dengan 8,47 persen suara, kata Komisi Pemilihan Umum Pusat Ukraina. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018