Mozambik Tanam Modal di Energi Bersih
Selasa, 6 Mei 2014 9:55 WIB
Maputo, (Antara/Xinhua-OANA) - Para ahli dari Mozambik dan luar negeri berkumpul di Ibu Kota Mozambik, Maputo, mulai Senin (5/5) guna membahas strategi untuk memproduksi energi bersih guna mengurangi polusi dan biaya dalam import bahan bakar fosil.
Mozambik sangat berharap bisa mengambil manfaat dari pengalaman Brazil dalam mengurangi buangan gas rumah kaca dengan memproduksi ethanol berbahan dasar tebu.
"Bahan bakar bio sangat menarik buat Mozambik. Itu lah alasan mengapa pemerintah memusatkan pekerjaannya untuk mengerahkan masyarakat agar menanam pohon seperti Jarak Pagar guna mendorong produksi bahan bakar bio, dan menurunkan import bahan bakar fosil ke negeri ini," kata Jaime Himede, Wakil Menteri Energi Mozambik, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.
Gagasan itu juga dimaksudkan untuk mendorong petani memproduksi cukup banyak, bukan hanya untuk konsumsi dalam negeri tapi juga jumlah yang sangat banyak yang juga dapat dialokasikan bagi produksi bahan bakar bio.
"Kami dapat memanfaatkan pengalaman warga desa untuk memproduksi bahan bakar bio, gas-bio dan juga makanan. Kami juga dapat berusaha memproduksi energi dari limbah pertanian seperti yang digunakan dalam produksi gula pasir," kata Maria Rebaue, wakil dari Brazil mengenai energio-bio.
Pertemuan di Maputo telah menarik wakil dari Amerika Latin, Asia, Eropa dan Afrika. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018