Tokoh Oposisi Menangi Pemilu Presiden Panama
Senin, 5 Mei 2014 9:46 WIB
Panama City, (Antara/AFP) - Tokoh oposisi dari Partai Konservatif, Juan Carlos Varela, secara resmi dinyatakan sebagai presiden Panama berikutnya pada Ahad.
Varela sebelumnya pernah menjabat sebagai menteri luar negeri namun kemudian berkonflik dengan presiden petahana Ricardo Martinelli.
Varela dinyatakan sebagai pemenang oleh penyelenggara pemilu setelah perhitungan suara mencapai lebih dari 60 persen. Calon presiden lain adalah loyalis Martinelli, Jose Domingo Arias, dan seorang tokoh yang juga berhaluan konservatif.
Pemilik perusahaan penghasil rum berusia 50 tahun itu sebelumnya berseteru dengan Martinelli setelah presiden memecatnya dari posisi sebagai menteri luar negeri pada 2011 lalu. Pemecatan tersebut meninggalkan luka yang hingga kini belum berhasil disembuhkan.
Martinelli sendiri secara terbuka mendukung Arias--yang merupakan mantan menteri perumahan dan kini menjadi pengusaha manufaktur pakaian dalam wanita.
Selain presiden baru, penduduk Panama yang terdaftar sebagai pemilih--tercatat mencapai 2,5 juta--itu juga memilih sejumlah wali kota dan anggota Kongres. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Han Dong-hoon, Ketua partai berkuasa Korea Selatan, mengundurkan diri
16 December 2024 13:43 WIB, 2024
Partai oposisi Korsel sebut pemakzulan Yoon sebagai kemenangan rakyat
14 December 2024 18:50 WIB, 2024
Pemimpin oposisi Kamboja divonis 27 tahun penjara karena tuduhan pengkhianatan
03 March 2023 13:52 WIB, 2023
Oposisi Israel umumkan pemerintahan baru, siap gulingkan Perdana Menteri Netanyahu
03 June 2021 10:13 WIB, 2021
Tokoh partai pendukung Tun Mahathir bertemu oposisi, ini yang dibahas
24 February 2020 6:19 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018