Air Sungai Indragiri Menghitam Akibat Sampah dan Limbah
Selasa, 22 April 2014 14:04 WIB
Rengat, (Antara) - Sejak beberapa tahun terakhir air Sungai Indragiri di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau mulai menghitam akibat dipenuhi sejumlah sampah dan limbah industri rumah tangga.
"Saya sebagai warga merasa prihatin kondisi sungai selain mulai meluap juga sejumlah kotoran mencemari sungai andalan di daerah ini, akibatnya warga pengguna air disepanjang daerah aliran sungai merasa tidak aman memanfaatkan air tersebut," kKata salah satu warga Indragiri, Hulu Rudi (50) di Rengat, Selasa.
Ia mengatakan, saat ini kondisi sungai sudah terlihat besar, luapannya dapat mengganggu aktivitas warga setempat khususnya yang melewati air sungai untuk ke lahan pertanian mereka, bahkan kondisi ini diperkirakan bakal terjadi banjir tahunan. Namun yang lebih menyedihkan sepanjang aliran sungai terlihat kotor akibat sejumlah sampah memenuhi permukaan air.
Sampah tersebut ada yang berasal dari pembuangan rumah tangga, ada juga sampah berasal dari industri kecil di sepanjang aliran sungai. Dampak dari limbah ini mempengaruhi kesehatan pengguna sungai, di mana air sungai yang sudah dipenuhi kotoran terlihat keruh dan dapat membahayakan kesehatan masarakat.
"Dampaknya dirasakan warga dua kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir," katanya.
Selain itu warga Indragiri Hilir Sarno (34) juga mengatakan, sepanjang aliran sungai terdapat sejumlah industri milik pengusaha misalnya industri perkapalan, industri CPO, industri kelapa dan kegiatan penambang emas tanpa izin (PETI).
"Jika tidak dilakukan pengawasan oleh instansi terkait maka beberapa tahun ke depan warga akan terjangkit sejumlah penyakit misalnya penyakit kulit dan gatal-gatal," ujarnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018