Logo Header Antaranews Sumbar

Pemprov Sumbar terus dukung TMMD karena gerakkan perekonomian dan sosial masyarakat

Rabu, 22 April 2026 15:12 WIB
Image Print
Gubernur Sumbar Mahyeldi (kiri) menyerahkan pemukul gong kepada Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (dua kanan) dan memintanya memukul gong pertanda diresmikannya Pembukaan TMMD ke-128 di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Rabu. ANTARA/Aadiaat M. S.

Sungai Garinggiang  (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) karena kegiatan itu memiliki banyak manfaat mulai dari menggerakkan perekonomian masyarakat khususnya petani hingga membangun semangat gotong royong.

"Selama ini sama-sama kita rasakan, TMMD ini sangat positif," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi usai Upacara Pembukaan TMMD ke-128 di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan dalam pelaksanaan TMMD banyak pihak yang dilibatkan sehingga dapat membangun semangat gotong royong yang tidak saja sifatnya berupa materi yang berasal dari anggaran pemerintah daerah serta sumbangan pihak swasta dan masyarakat namun juga tenaga.

Bahkan, lanjutnya masyarakat rela menghibahkan tanahnya untuk dibangunkan jalan melalui TMMD sehingga kegiatan yang sifatnya manunggal tersebut dapat berjalan.

"Justru kontribusi masyarakat tersebut lebih besar dari pada dana yang dikeluarkan pemerintah," katanya.

Dengan pembukaan jalan maka ke depan perekonomian warga dapat meningkat karena tidak saja memotong jarak tempuh juga mempermudah warga membawa hasil pertanian mereka.

"Oleh karena itu, kami di Pemprov Sumbar mendorong TMMD ini. Insyaallah pada bulan 11 (November) nanti TMMD akan dilaksanakan di Mentawai, karena ada permintaan dari Bupati Mentawai," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan pada TMMD tidak saja membuka jalan namun juga program lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai dari rehab rumah dan musala hingga sosialisasi penurunan stunting.

"TMMD ini tentu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat karena adanya jalan yang dibangun," ujarnya.

Ia menyebutkan setidaknya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengucurkan anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk menyukseskan kegiatan manunggal tersebut.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan banyak pihak demi suksesnya pelaksanaan TMMD tersebut mulai dari jajaran TNI, tokoh masyarakat, adat, hingga tokoh agama serta warga.

Diketahui pelaksanaan Pra-TMMD di nagari tersebut dimulai pada 6 April 2026 hingga 21 April 2026 dengan agenda pembukaan jalan. Kemudian mulai dari 22 April hingga satu bulan ke depan TNI akan melakukan proses pengerasan jalan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026