Prancis Serukan Gencatan Senjata Segera di Homs
Kamis, 17 April 2014 7:13 WIB
Paris, (Antara/Xinhua-OANA) - Prancis, Rabu (16/4), menyerukan gencatan senjata segera di Kota Homs, Suriah, untuk memungkinkan pengungsian ratusan orang yang terkepung dan menderita akibat "situasi yang dramatis".
Paris menyampaikan keprihatinan mengenai "nasib warga sipil yang tersandera oleh pertempuran dan menyerukan gencatan senjata segera bagi pengungsian mereka", kata Romain Nadal, Juru Bicara kementerian tersebut.
"Pengungsian harus dilakukan sejalan dengan hukum kemanusiaan internasional, tak seperti apa yang terjadi pada Februari, ketika rejim menahan ratusan orang, termasuk anak-anak," kata Nada selama taklimat harian, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Pada Rabu lalu (9/4), dua bom mobil meledak di satu kabupaten yang dikuasai pemerintah di Provinsi Syrizan di Suriah Tengah sehingga sedikitnya 25 orang tewas dan 107 orang cedera.
Serangan itu terjadi setelah pasukan pemerintah belum lama ini melakukan pengepungan ketat terhadap kabupaten yang dikuasai gerilyawan di kota tersebut.
Lebih dari 150.000 orang telah tewas dan jutaan orang lagi kehilangan tempat tinggal di negeri itu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Pesisir Selatan serukan kewaspadaan cuaca ekstrem dan ajak masyarakat gelar doa bersama
12 December 2025 4:38 WIB
Gubernur Sumbar serukan solidaritas penuh antardaerah untuk percepatan penanganan bencana
03 December 2025 10:27 WIB
Peringati Hari Pahlawan, Gubernur Mahyeldi Pimpin Upacara dan Serukan Nilai Keikhlasan
10 November 2025 15:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018