
Sumbar serukan penyampaian aspirasi mengedepankan kondusifitas

Padang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyerukan agar penyampaian aspirasi seperti demonstrasi dilakukan dengan mengedepankan kondusifitas ketertiban dan keamanan.
"Terkait adanya rencana aksi pada hari ini, Pemerintah Provinsi Sumbar menyerukan agar aspirasi dilakukan dengan cara yang kondusif," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi di Kota Padang, Senin.
Arry berharap penyampaian aspirasi dilakukan secara baik sesuai ketentuan yang berlaku. Sebab, seluruh pihak mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas daerah.
"Saya percaya, mahasiswa dan masyarakat Sumbar sudah terbiasa menyampaikan pikiran dengan cara yang bijak dan cerdas," kata dia.
Arry mengatakan imbauan untuk menjaga kondusifitas tidak hanya datang dari Pemerintah Provinsi Sumbar, melainkan juga dari berbagai tokoh masyarakat di Ranah Minang agar penyampaian aspirasi selalu mengedepankan situasi yang aman dan damai.
"Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat terus berupaya untuk mengimbau agar menjaga kondusifitas daerah," ajak dia.
Lebih lanjut ia mengingatkan jika saat penyampaian aspirasi diwarnai kerusuhan atau perusakan fasilitas publik, maka yang akan dirugikan adalah masyarakat. Sebab, seluruh biaya perbaikan akan menggunakan anggaran negara yang sejatinya berasal dari rakyat.
"Kita tentu tidak ingin, aspirasi yang baik justru menimbulkan kerugian bersama. Mari kita jaga Sumbar tetap kondusif agar aspirasi bisa tersampaikan dan pembangunan tetap berjalan," imbau dia.
Terpisah, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengawal dan menjaga demokrasi dari segala bentuk anarkisme.
Hal itu disampaikan Eddy merespons positif pidato Presiden Prabowo di tengah maraknya unjuk rasa di berbagai daerah. Menurutnya, ajakan dialog Presiden Prabowo menunjukkan komitmen yang tinggi untuk bersama-sama menjaga dan merawat demokrasi.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
