Pameran Pertahanan Dibuka di Libya
Senin, 7 April 2014 7:50 WIB
Tripoli, (Antara/Xinhua-OANA) - Pameran Pertahanan Libya 2014 dibuka di Tripoli, Ahad (6/4), dengan tujuan memperbaiki situasi keamanan di negara yang dicabik pertempuran itu.
Barang-barang yang dipamerkan meliputi mobil lapis baja, seragam, rompi dan berbagai jenis peralatan polisi dari 40 pedagang senjata, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.
Penjabat Menteri Dalam Negeri Libya Salah Mazig mengatakan dalam upacara pembukaan singkat bahwa ia berharap upaya semua pihak terkait akan membantu Libya "membangun militer yang kuat untuk mempertahankan diri".
Penyelenggara pameran tersebut mengatakan para peserta lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya akibat kurangnya publikasi sebelumnya sampai keprihatinan mengenai keselamatan.
Setelah jatuhnya mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi pada 2011, negara Afrika Utara itu telah dikuasai oleh milisi dan penjahat. Pemerintah sementara gagal menegakkan kendali efektif atas semua wilayah negeri tersebut.
Anggota milisi di Libya Timur mengadakan kontak dengan sisa pengikut pemerintah mantan presiden Libya Muammar Gaddafi, dalam upaya menyelundupkan minyak mentah, kata putra Muammar Gaddafi, Saadi Gaddafi, Selasa (1/4).
Saadi mengungkapkan rencana itu selama wawancara dengan TV Libya bahwa Ibrahim Jathran, pemimpin milisi yang telah menghalangi pelabuhan di Wilayah Pantai Timur Libya, bekerjasama dengan beberapa anggota senior Pemerintah Muammar Gaddafi untuk menjual minyak secara tidak sah.
Jathran dan anak buahnya telah menguasai tiga pelabuhan minyak di Libya Timur sejak Juni 2013, dan menuntut bagian lebih besar dari pengaruh politik dan hasil penjualan minyak. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pariaman latih siswa SD 'Malingka Carano' guna pertahanan kebudayaan Minangkabau
15 October 2025 17:28 WIB
Presiden Prabowo jadikan pertahanan prioritas dalam RAPBN 2026, ini sasarannya
15 August 2025 18:44 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018