Studi Internasional Beri Bukti Baru tentang Pencairan Lapisan Es Kubut
Sabtu, 1 Desember 2012 14:08 WIB
Washington, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Satu tim internasional yang terdiri atas ahli satelit telah menghsilkan penilaian yang lebih kuat mengenai hilangnya es dari Kutub Selatan dan Greenland setakat ini, demikian satu studi yang disiarkan Jumat di jurnal Science.
Di dalam studi tersebut, para peneliti memperlihatkan pencairan lapisan es di Antartika dan Greenland telah menambah 11,1 militer peningkatan permukaan air laut global sejak 1992.
Jumlah itu berarti seperlima dari naiknya permukaan air laut selama masa studi. Sebanyak dua pertiga lapisan es hilang dari Greenland, dan sisanya dari Kutub Selatan.
Kendati hilangnya lapisan es turun selama masa yang dilaporkan oleh Panel PBB Antar-pemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC) pada 2007, penyebaran perkiraan IPCC sangat luas sehingga tidak jelas apakah Antartika bertambah atau menyusut.
Perkiraan baru tersebut adalah perbaikan luas --lebih dari dua kali ketepatan-- berkat dimasukkannya lebih banyak data satelit, dan mengkonfirmasi Kutub Selatan dan Greenland terus kehilangan es, kata Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Sabtu siang.
Studi itu juga memperlihatkan jumlah gabungan pencairan lapisan es telah meningkat dari waktu ke waktu dan, secara bersama, Greenland serta Antartika sekarang kehilangan lebih dari tiga kali jumlah es --sama dengan 0,95Mm kenaikan permukaan air laut per tahun-- dibandingkan kondisinya pada 1990-an, sama dengan 0,27Mm kenaikan permukaan air laut per tahun.
Studi tersebut --yang dipimpin oleh Andrew Shepherd dari University of Leeds dan Erik Ivins dari Jet Propulsion Laboratory NASA-- menggabungkan pengamatan dari 10 misi satelit berbeda guna mengembangkan pengukuran konsisten pertama mengenai perubahan lapisan es kutub. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unand Fasilitasi Dosen Perkuat Jejaring Global SDGs di Konferensi Internasional Melalui Program EQUITY
08 February 2026 10:37 WIB
Bukittinggi Raih Prestasi Internasional, The 5th ASEAN Clean Tourist City Award di Filipina
01 February 2026 14:07 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018