Dinkes Riau Bahas Liburkan Pegawai Negeri Sipil
Kamis, 13 Maret 2014 12:53 WIB
Pekanbaru, (Antara) - Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau masih akan membahas rencana meliburkan pagawai negeri sipil di berbagai kabupaten dan kota yang dilanda kabut asap kebakaran lahan.
"Seluruh Dinas Kesehatan di pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Riau akan dikumpulkan untuk membahas libur massal pegawai. Namun, dengan tetap mempertimbangkan kepatutan mengingat kondisi asap yang sudah sangat membahayakan kesehatan," kata Kepala Dinkes Riau, Zainal Arifin kepada pers di Pekanbaru, Kamis.
Kalau tidak ada halangan, demikian Zainal, pertemuan itu akan dilaksanakan pada Jumat (14/3) di Pekanbaru.
Pertemuan ini, kata dia, juga akan melibatkan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta instansi tekait lainnya.
Nantinya, kata dia, hasil pertemuan tersebut dilaporkan ke gubernur dan wakil gubernur sebagai bahan pertimbangan.
"Ini adalah langkah upaya untuk menekan penderita ispa (infeksi saluran pernafasan atas) yang terus meningkat setiap harinya," kata dia.
Pihak pemerintah beberapa kabupaten/kota seperti Pekanbaru, Siak, Bengkalis, Pelalawan dan lainnya telah sempat meliburkan kegiatan pendidikan formasi untuk tingkat sekolah dini hingga menengah atas (SMA).
Hal itu dilakukan mengingat bencana kabut asap Riau masih terus melanda sejumlah daerah itu dan bahkan semakin parah.
Satelit NOAA 18 milik Amerika telah mendeteksi ribuan titik panas (hotspot) di daratan Riau, diduga sebagai peristiwa kebakaran lahan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesan Menteri Nusron untuk jajaran di Riau: Pemimpin harus memudahkan pelayanan bagi masyarakat
29 April 2026 16:01 WIB
Antisipasi kepadatan, polisi terapkan rekayasa lalu lintas jalur Sumbar--Riau
23 March 2026 9:40 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018