Lavrov Tolak Ukraina Tetapi Katakan Perundingan akan Berlangsung
Kamis, 6 Maret 2014 7:45 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov Rabu menolak tekanan Barat untuk bertemu dengan timpalannya dari Ukraina, tetapi mengatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat dan lain-lain akan terus dalam beberapa hari mendatang.
Pada akhir perundingan serius diplomatik di Paris, Lavrov
meninggalkan kementerian luar negeri Prancis tanpa mengadakan pertemuan yang diharapkan dengan pejabat Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Deshchytsya.
Amerika Serikat, yang didukung oleh Inggris, Prancis dan Jerman, telah mendesak Lavrov untuk menyetujui pertemuan tatap muka sebagai sinyal kesediaan Moskow untuk meredakan ketegangan dengan Barat atas tindakan Rusia di Semenanjung Krimea.
Dalam satu pernyataan singkat, Lavrov mengatakan kepergiannya tidak berarti mengakhiri upaya untuk mengatasi krisis saat ini.
"Kami memiliki hari yang panjang untuk diskusi tentang Ukraina," kata veteran diplomat Rusia itu. "Kita semua prihatin pada apa yang terjadi di sana.
"Kami sepakat untuk melanjutkan diskusi-diskusi dengan mereka di masa yang akan datang untuk melihat bagaimana cara terbaik untuk dapat membantu menstabilkan, menormalkan situasi dan mengatasi krisis.
"Diskusi-diskusi akan terus berlanjut, dan hanya itu."
Lavrov sebelumnya telah mengadakan dua pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.
Setelah sesi kedua, Rusia mengklaim telah menyepakati bahwa Ukraina harus menegakkan kesepakatan yang ditandatangani 21 Februari yang ditandatangani antara Presiden Victor Yanukovych yang sekarang digulingkan dengan pihak oposisi.
Para pejabat AS membantah bahwa masalah ini telah disepakati , bersikeras bahwa kesepakatan tersebut dapat dicapai hanya dengan keterlibatan pemerintah Ukraina yang telah menggantikan pemerintahan Yanukovich. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi III DPR tolak hukuman mati ayah bunuh pelaku pelecehan anaknya di Pariaman
11 February 2026 10:19 WIB
Anggota DPRD Agam sesalkan RSUD Lubuk Basung tolak warga berobat juga korban bencana
03 December 2025 9:56 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018