TKI Asal Belu Tewas Tertembak di Malaysia
Rabu, 26 Februari 2014 8:41 WIB
Kupang, (Antara) - Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Alas Kota Bot, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Muksimus Tuas, tewas tertembak saat berburu babi hutan bersama teman majikannya di Malaysia.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belu Magdalena Tiwu, yang dihubungi dari Kupang, Rabu, membenarkan telah mendapatkan kabar mengenai kejadian tersebut.
Korban Muksimus ke Malaysia bersama istrinya dengan jalur resmi dua tahun silam.
Magdalena mengatakan, sesuai informasi yang diterima, korban Muksimus tewas tertembak pada Kamis (20/2), saat bersama teman majikannya Chong Kaming, berburu di hutan negeri jiran tersebut.
"Kabarnya korban tidak sengaja ditembak oleh Chong Kaming, saat mereka sedang berburu babi hutan," kata Magdalena.
Korban Muksimus, adalah seorang TKI legal yang berada di Malaysia bersama istrinya sejak dua tahun silam. Diketahui Muksimus pergi menggunakan dokumen resmi, dengan nomor paspor 092483.
Tim Satuan Tugas (Satgas) KBRI dilaporkan telah mendatangi lokasi kejadian di sebuah hutan di Malaysia, untuk mencari tahu sejumlah hal, demi kepentingan penelusuran jejak kejadian dan kematian korban Muksimus Tuas.
Menurut Magdalena, lokasi kejadian salah tembak di Ipo, yang jaraknya sekitar 200 km dari Kuala Lumpur-Malaysia.
Pascamendatangi lokasi kejadian, Tim Satgas KBRI dijadwalkan bertemu istri almarhum Muksimus bersama majikannya di Malaysia. Ada sejumlah hal yang ingin diketahui oleh Tim Satgas KBRI, termasuk permohonan pemulangan jenazah korban.
Majikan korban, dikabarkan menyetujui pemulangan jenazah Muksimus ke Indonesia, bahkan akan bertanggung jawab mengurus sejumlah hal yang menjadi tanggung jawabnya.
"Majikannya setuju dan bertanggung jawab untuk semua biaya pemulangan hingga pemakaman di kampung halaman Desa Alas Kota Bot," kata Magdalena.
KBRI di Malaysia, melaporkan jenazah akan dipulangkan ke tanah air, pada Rabu (26/2), dengan bantuan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) serta Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menjadi daerah asal longsor Maninjau, 54 warga mengungsi di pinggir jalan Kelok 42
06 January 2026 15:07 WIB
Jurnalis asal Payakumbuh manajeri Zibos Band rilis lagu di Digital Platform
24 November 2025 10:58 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018