Obama Desak Venesuela Bebaskan Pengunjukrasa
Kamis, 20 Februari 2014 14:02 WIB
Toluca, Meksiko, (Antara/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mendesak Venezuela untuk membebaskan para demonstran yang ditahan setelah aksi unjukrasa yang berubah menjadi kekerasan. Ia meminta agar pemerintah Venezuela menerima aspirasi rakyat.
Obama mengecam kekerasan yang menodai unjukrasa dua pekan di negara kaya minyak itu yang dilakukan untuk melawan pemerintahan kiri Presiden Nicolas Maduro, dan menyebabkan empat orang meninggal dunia.
Pemimpin oposisi Leopold Lopez, yang menjadi tokoh utama dalam gelombang protes, yang ditahan akan diadili dengan tuduhan menghasut kekerasan.
Sejumlah demonstrans juga ditahan.
"Bersama seluruh organisasi di AS, kami meminta pemerintah Venezuela membebaskan tahanan dan melakukan perundingan yang sesungguhnya," kata Obama kepada wartawan setelah pertemuan puncak para pemuka negara Amerika Utara di Meksiko, Rabu.
Berbicara mengenai kekacauan di Venezuela dan Ukaina, Obama mencela kekerasan yang tidak bisa diterima di kedua negara itu dan AS mengecam dengan keras.
Manduro pada Minggu memerintahkan pengusiran tiga diplomat AS dengan tuduhan mereka melakukan penyamaran dan menawarkan visa kepada para pemimpin pelajar.
"Di Venezuela, ketimbang mengalihkan masalahnya sendiri dengan membuat tudingan palsu terhadap diplomat AS, pemerintah sebaiknya lebih memusatkan perhatian untuk mendengar keluhan rakyat," kata Obama.
"Semua pihak mempunyai kewajiban untuk meredakan kekerasan dan menjadi tenang."
Hubungan Venezuela dan Washington sudah lama tegang di bawah kepemimpinn sosok kiri Hugo Chavez dan tetap asam di bawah kepemimpinan Maduro. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018