Dinkes Riau Minta Tambahan Masker ke Kemenkes
Senin, 17 Februari 2014 15:17 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Pekanbaru, (Antara) - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengajukan permintaan penambahan masker ke Kementerian Kesehatan RI untuk mengantisipasi penyakit yang diakibatkan kabut asap.
"Sebelumnya memang ada stok masker sekitar 40 ribu, namun terus menipis akibat tingginya permintaan di tingkat kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zainal Arifin kepada Antara di Pekanbaru, Senin siang.
Ia mengatakan, permintaan tambahan masker tersebut sejauh ini belum ditindaklanjuti oleh Kemenkes RI.
"Kemungkinan masker tersebut diberikan kepada warga Jawa Timur yang menjadi korban meletusnya Gunung Kelud di daerah Kediri," katanya.
Sementara ini, kata dia, stok yang ada akan dibagi-bagikan ke masyarakat secara gratis melalui dinas kesehatan tingkat kabupaten/kota.
Untuk di Pekanbaru, kata dia, sudah didistribusikan sekitar 10.000 masker melalui dinas kesehatan setempat.
"Sementara permintaan masker untuk daerah lain sudah di koordinasikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau dan dinas kesehatan masing-masing daerah," katanya.
Zainal mengatakan, sampai hari ini kualitas udara di berbagai daerah masih sangat buruk akibat tercemar kabut asap yang merupakan dampak dari kebakaran hutan atau lahan.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap mengurangi aktivitas di luar rumah atau gedung untuk menghindari berbagai penyakit yang dapat menjangkit, seperti infeksi saluran pernafasan akut (Ispa) serta iritasi kulit dan mata.
"Jika memang ada aktivitas luar rumah yang tidak dapat dihindari, maka gunakanlah masker," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesan Menteri Nusron untuk jajaran di Riau: Pemimpin harus memudahkan pelayanan bagi masyarakat
29 April 2026 16:01 WIB
Antisipasi kepadatan, polisi terapkan rekayasa lalu lintas jalur Sumbar--Riau
23 March 2026 9:40 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018